Jual Sabu untuk Mencukupi Kebutuhan


riaupotenza.com
AE dan HS saat pertama kali ditangkap bersama dengan barang bukti

INHIL (RPZ) —Tampak sepasang kekasih terduduk lesu di ruang penyidik Satres Narkoba Polres Inhil belum lama ini. 

Mereka berdua yang merupakan suami dan istri ini ditangkap karena mengedarkan narkoba jenis sabu-sabu. 
 
Dan setelah ditangkap polisi,  barulah rasa penyesalan yang tumbuh dari benak mereka. 

“Menyesal pak,”kata si suami berinisial AE dengan sepatah dua patah kata sambil menundukkan kepala. 

Rasa penyesalan itu muncul ditambah dengan bulan puasa dan juga akan memasuki hari raya Idul Fitri. 

Karena setiap umat muslim pasti dengan rasa penuh suka cita menyambut hari kebesaran itu bersama sanak saudara dan kerabat. 

“Bulan puasa dan hari raya ni kami di dalam penjara,  kami sangat menyesal sekali, karena tak bisa kumpul bersama sanak saudara,”tambah AE yang saat itu berdampingan dengan istrinya berinisial HS. 

Dari raut wajah pria berusia 39 tahun ini pun tampak begitu sangat terpukul sekali. 

Sedangkan bisnis haram yang ia kerjakan itu untuk mencukupi kebutuhan ekonomi.

“Mencukupi kebutuhan ekonomi,  mungkin dengan ditangkap ini kami bisa berbuat lebih baik lagi dan tak lagi melakukan hal yang tidak benar, “ucapnya sambil kembali ke bilik jeruji besi (penjara) dengan mengenakan seragam tahanan. 

Kasat Narkoba Polres Inhil AKP Bachtiar SH mengatakan penangkapan terhadap kedua pasangan suami istri ini dari hasil penyelidikan di lapangan. 

“Masih dalam proses,  dan akan segera di limpahkan ke kejaksaan, “katanya. 

Mengingatkan kembali,  AE dan HS ini ditangkap di Parit III,  Tembilahan Hulu,  dimana mereka ingin bertransaksi narkoba jenis sabu,  Rabu (8/5) lalu. 
 
Dari barang bukti yang diamankan,  polisi menyita 1 buah dompet warna coklat berisikan 1 paket  diduga Narkotika jenis shabu yang dibungkus dengan plastik putih les merah dengan berat sebanyak (Bruto 23,45 Gram). mx/pi