Tetangga Sebut Keduanya Sering Cekcok

Usai Bunuh Istri, Rohim Bunuh Diri


riaupotenza.com
Warga dibantu tim medis mengevakuasi jenazah Rohim menuju ke Puskesmas Pujud.

PUJUD (RPZ) - Warga Dusun IV Sawah Kota, Kepenghuluan Kasang Bangsawan, Kecamatan Pujud, digemparkan adanya penemuan dua mayat suami istri di salah satu rumah toko (Ruko).

Kapolsek Pujud Iptu Amru Abdullah SIK kepada riaupotenza.com, ketika sedang melakukan visum terhadap dua mayat itu di ruang UGD Puskesmas Pujud, Ahad (19/5), membenarkan adanya penemuan dua mayat tersebut.

Menurut keterangan Kapolsek, sekitar pukul 11.00 WIB, ia diberitahukan oleh Bhabinkamtibmas Kampung Sawah Bripka Iskandar, ada warga yang menemukan dua mayat di salah satu Ruko, yang berada di jalur lintas Pujud.

‘’Lalu kami segera menuju ke tempat kejadian perkara, di lokasi memang sudah ramai masyarakat dan juga tetangga almarhum,’’ kata Amru.

Kemudian, pihak kepolisian yang dipimpin langsung Kapolsek, langsung melakukan evakuasi terhadap dua mayat tersebut. Pertama yang dievakuasi oleh petugas, mayat suami yang bernama Rohim (38) yang sedang dalam posisi tergantung dengan tali kabel yang ada di lehernya.

‘’Posisi si suami berada di pintu arah ke dapur, karena dia bunuh diri dengan menggunakan ventilasi pintu yang menuju ke dapur itu,’’ kata Amru.

Kemudian, petugas melakukan evakuasi terhadap mayat kedua, yang bernama Neneng (35) istri dari Rohim. Mayat Neneng ketika dievakuasi oleh petugas berada di ruang tidur, dalam keadaan terlentang dengan bekas ikatan atau kekerasan di bagian leher.

Dalam kesimpulan yang diterangkan oleh Kapolsek, korban atas nama Neneng, diduga kuat menjadi korban pembunuhan oleh suaminya sendiri. Berhubung ditemukan satu helai celana kain, yang digunakan oleh pelaku untuk mengikat leher korban sampai tewas.

‘’Kami perkirakan si korban dibunuh di pagi hari tadi, lalu si tersangka yang juga suami korban melakukan gantung diri beberapa jam kemudian. Karena menurut penuturan beberapa tetangga korban, pelaku masih sempat mengantar anaknya sekitar jam 10.00 WIB gitu,’’ terang Kapolsek.

Ketika dikonfirmasi lebih lanjut terkait apa faktor utama penunjang kejadian itu terjadi, Amru mengatakan bahwa, pasangan suami istri ini memang sering terlibat cekcok dalam rumah tangga. Hal ini terbukti dari keterangan tetangga korban, yang sering mendengar korban dan suaminya berkelahi di rumahnya itu.

Terkait dengan surat wasiat yang ditinggalkan oleh tersangka yang juga telah melakukan bunuh diri itu, Kapolsek mengungkapkan, di dalam surat itu tersangka yang juga suami korban menulis jika harta warisan yang ditinggalkan, harap digunakan sesuai dengan wasiatnya yang ia tulis.

‘’Setelah kami melakukan visum di Puskesmas Pujud, kemudian ke dua mayat pasangan suami istri ini, akan kami serahkan kembali kepada keluarga korban. Jika seandainya pihak keluarga meminta untuk dilakukan otopsi, akan kita laksankaan,” tegas Kapolsek.

Selain itu, Amru juga mengenaskan, jika nanti ditemukan memang ada pihak ketiga yang menjadi tersangka atas kematian pasangan suami istri ini, pihak kepolisian katanya, akan melakukan pengusutan tuntas. (her)