Balap Liar,  16 Remaja Diamankan


riaupotenza.com
Anggota Polsek Kubu saat menggeledah para remaja yang terjaring razia saat akan balap liar.

KUBU  (RPZ) - Sebanyak 16 orang remaja diamankan pihak Polsek Kubu, Sabtu (18/5) sekitar pukul 21.00 WIB. Para remaja yang diamankan tersebut rata-rata masih berstatus pelajar.

Mereka dimanakan diduga akan melakukan balap liar di Bundaran Jalan Lintas PU, Kelurahan Teluk Merbau, Kecamatan Kubu. Saat petugas tiba di lokasi, sebagian remaja berhamburan, suara kenalpot kendaraan roda dua seketika bergemuruh.

Kegiatan ini terungkap ketika personil Polsek Kubu sedang melaksanakan kegiatan cipta kondisi (Cipkon), Kegiatan Kepolisian Yang Ditingkatkan (K2YD) yang dipimpin langsung oleh Kanit Reskrim Ipda YU Sormin SH.

Satu persatu remaja ini digiring ke Polsek Kubu. Bahkan tak hanya remaja, sebanyak delapan sepeda motor milik remaja ini juga ikut dibawa ke Polsek Kubu.

‘’Ada sebanyak 16 orang remaja yang kita amankan ke Polsek, untuk diberikan pembinaan. Semua remaja ini diduga akan melakukan balap liar,’’ kata Kapolsek Kubu AKP Syofyan melalui Kanit Reskrim Ipda YU Sormin SH kepada wartawan, Ahad (19/5).

Diterangkan Kapolsek, terhadap semua remaja tersebut dilakukan geledah badan, dan dilakukan pemeriksaan kendaraan roda dua. Setelah dilakukan penggeledahan badan, para remaja ini tidak dapat menunjukan sura-surat kendaraan mereka dengan alasan tertinggal di rumah.

‘’Kita suruh orang mereka (remaja) datang ke kantor Polsek, dan membawa surat-surat kendaraan, karena kita juga melakukan pembinaan,’’ ujarnya.

Semua remaja yang terjaring pada malam itu, membuat pernyataan agar tidak akan melakukan aksi balap liar di jalanan, dan bersedia selalu dalam pengawasan orangtua.

‘’Kita mengantisipasi terjadinya Lakalantas, apalagi di lokasi malam hari gelap banyak kebun-kebun sawit. Selain itu, aktifitas mereka juga sudah meresahkan warga,’’ ujarnya.

Dalam K2YD itu, yang menjadi target petugas tindak pidana curas, curat, dan curanmor (C3), serta senjata tajam (sajam), senjata api (senpi), narkoba, minuman keras (miras) dan balap liar.

Pihak kepolsian mengimbau para remaja, agar tidak melakukan tindakan C3, dan tidak menenggak minuman keras, tidak melakukan pemerasan, tidak menggunakan atau menghisap lem cap kambing, serta tidak melakukan aksi balap liar. ‘’Selama melaksanakan razia, kita tidak ada menemukan C3, dan semua remaja yang diamankan ke Polsek dikembalikan kepada orangtua masing-masing,’’ pungkasnya. (PPG)