Dalangi Pembunuhan Aktivis Daud

Kades Siago Dituntut  17 Tahun


riaupotenza.com
Terdakwa pembunuhan terduduk di pesakitan.

PANGKALANKERINCI— Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Pelalawan menuntut terdakwa Kepala Desa (kades)  Sialang Godang (Siago), Arianto alias Ari (39), 17 tahun penjara. Karena dinilai mendalangi pembunuhan aktivis Daud Hadi (56).

‘’Terdakwa Arianto dituntut hukuman 17 tahun penjara. Karena telah terbukti melanggar pasal 340

KUHP junto pasal 55 ayat 1 KUHP,’’ ujar JPU, Martalius SH didampingi Nofwandi SH yang ditemuiPPG  usai persidangan, akhir pekan lalu.

Apalagi dari fakta persidangan dan keterangan para saksi termasuk dua saksi mahkota Temi Supriandi alias Temi (29) dan Syafri alias Isap. Terkuak kalau terdakwa Arianto yang merupakan Kades Siago, sebagai pencetus ide pertama untuk menghabisi korban.  

Dengan keterangan terdakwa Arianto sebagai dalang pembunuhan Aktivis kampung itu, membuat tuntutan lebih tinggi dari dua terdakwa lainnya yakni Supriandi selau Sekdes yang ikut pelakukan perencanaan dan Isap selaku eksekutor 15 tahun penjara.

‘’Pertama menrencanakan untuk menghabisi korban adalah terdakwa Arianto, saat dilakukan pertemuan dengan terdakwa Temi dan Bendahara desa (Bendes) dan Ipui di ruang rapat kantor desa,’’ tutur Martalius.

Maka ketika terdakwa di tuntut JPU berbeda, yakni Arianto selaku Kades 17 tahun penjara, setelah dalam persidangan berbelit-belit. Sementara terdakwa Temi selaku Sekdes dan eksekutornya Isap sama-sama 15 tahun penjara.

Usai pembacaan tuntutan, sidang yang dipimpin oleh Melinda Aritonang SH di dampingi dua hakim angggota, sidang di tunda pekan depan dengan agenda pembelaan yang akan di sampaikan oleh terdakwamelalui kuasa hukumnya.PPG