Meski Banyak Wajah Baru

DPRD Riau Masih Dikuasai Golkar


riaupotenza.com
Sidang pleno rekapitulasi suara di tingkat kpu Riau.

PEKANBARU (RPZ) - Meski penetapan hasil Pemilu tingkat Provinsi Riau kembali ditunda Komisi Pemilihan Umum (KPU) Riau karena satu kabupaten belum tuntas, yaitu Kabupaten Bengkalis, hasil Pemilu di Riau sudah bisa diketahui sesuai rekapitulasi kabupaten/kota sebelumnya.

Seperti untuk Pemilihan Presiden (Pilres), sesuai hasil pleno KPU Riau, Sabtu (11/5), Pilpres di Riau dimenangkan kubu 02 Prabowo-Sandi yang menguasai 11 wilayah, mengungguli perolehan suara pasangan petahana Jokowi-Amin. Prabowo-Sandi mendapat 1.735.633 suara, sedangkan Jokowi Amin meraih 1.111.452 suara.

Prediksi penetapan itu juga sudah bisa dilihat untuk tingkat DPR, maupun DPD yang akan mewakili masyarakat Riau ke depan. Seperti untuk DPRD Provinsi Riau, sesuai rapat pleno rekapitulasi penghitungan suara PPK kabupaten/kota telah diketahui jumlah nama yang akan menduduki kursi di DPRD Riau, yaitu sebanyak 65 nama.

Hitungan yang diambil berdasarkan formulir DA1 tersebut, suara terbesar masih dikuasai partai lama sebagai pemimpin di DPRD Riau, yaitu Partai Golkar yang berhasil meraih 11 kursi. 

Setelah itu disusul PDIP dengan 10 kursi, Demokrat 9 kursi dan Gerindra meraih 8 kursi.

Perubahan pada unsur pimpinan di DPRD Riau ini terjadi pada PAN digantikan Partai Gerindra yang meraih 8 kursi, sedangkan PAN hanya 7 kursi. Sementara partai lainnya seperti PKS meraih 7 kursi, PKB (6), PPP (4), Nasdem (2), dan Hanura 1 kursi.

Saat ini, untuk penetapan resmi menunggu penuntasan oleh Kabupaten Bengkalis, namun 65 nama dari 11 kabupaten berdasarkan DA1, diketahui duduk menjadi anggota DPRD Riau periode 2019-2024 tersebut adalah:

Dapil I (Pekanbaru)
1. Agung Nugroho (Demokrat)
2. Sofyan Siroj (PKS)
3. Muhammad Aulia (Gerindra)
4. Robin Hutagalung (PDIP) 
5. Ade Hartati (PAN)
6. Parisman Ihwan (Golkar) 
7. Kasir (Hanura)
8. Noviwaldy Jusman (Demokrat)
9. Arnita Sari (PKS)

Dapil II (Kampar)
1. Ramos Teddy Sianturi (Golkar) 
2. Eva Yuliana (Demokrat)
3. Ardiansyah (PKS)
4. Nursyari (Gerindra)
5. Yuyun Hidayat (PPP)
6. Makmun Solikhin (PDIP) 
7. Supriyanto S (PKB) 
8. Sahidin (PAN)

Dapil III (Rokan Hulu)
1. Kelmi Amri (Demokrat) 
2. Amran (Gerindra)
3. Sari Antoni (Golkar)
4. Adam (PKS) 
5. Syamsurizal (PAN) 
6. Syafarudin Poti (PDIP)

Dapil IV (Rokan Hilir)
1. Karmila Sari (Golkar)
2. Asri Auzar (Demokrat) 
3. Syafrudin (Gerindra) 
4. Huzaimi Hamidi (PPP)
5. Abu Khoiri (PKB)
6. Suyadi (PDIP)
7. Ali Rahmad (Nasdem)

Dapil V (Bengkalis-Dumai-Meranti)
1. Indra Gunawan (Golkar) 
2. Almainis (PDIP) 
3. Abdul Kasim (PKS) 
4. Sunaryo (PAN)
5. Hardianto (Gerindra)
6. Eddy A Mohd Yatim (Demokrat)
7. Amyurlis (Golkar)
8. Iwandi (PDIP) 
9. Mira Roza (PKS) 
10. Farida (Nasdem) 
11. Muhammad Adil (PKB)

Dapil VI (Siak-Pelalawan)
1. Zukri Misran (PDIP) 
2. Sewetri (Golkar)
3. Zulfi Mursal (PAN) 
4. Husni Tamrin (Gerindra)
5. Tumpal (Demokrat)
6. Markarius Anwar (PKS) 
7. Sugianto (PKB) 
8. Soni Wati (PDIP)

Dapil VII (Indragiri Hilir)
1. Sulastri (Golkar)
2. Dani M Nursalam (PKB)
3. Suhaidi (Gerindra)
4. Agus Triansyah (Demokrat) 
5. James Pasaribu (PDIP)
6. Muhammad Arpah (PPP) 
7. Sulaiman (PAN) 
8. Septina Primawati (Golkar)

Dapil VIII (Indragiri Hulu-Kuansing)
1. Sukarmis (Golkar) 
2. Sardiyono (PPP) 
3. Marwan Yohanis (Gerindra)
4. Komperensi (PAN)
5. Ade Agus Hartanto (PKB)
6. Sugeng Pranoto (PDIP) 
7. Yulisman (Golkar)
8. Manahara Napitupulu (Demokrat).(dre)