Polsek GAS Tertibkan Penjual Petasan


riaupotenza.com
Kanit Binmas Polsek GAS Aiptu Padrianto berserta personil melaksanakan operasi penertiban petasan.

GAS (RPZ) - Kapolsek Gaung Anak Serka (GAS) Iptu Agus Susanto memperingatkan masyarakat di Kecamatan GAS untuk menjauhi petasan. Ia mengingatkan, pelanggaran bisa membuat warga berurusan dengan sanksi hukum, 

"Selama Ramadan masyarakat diminta untuk tidak menjual dan atau bermain petasan yang suaranya dapat mengganggu ketenangan dan kenyamanan orang-orang yang beribadah,"ungkap Kapolsek, Senin (13/5).

Untuk menertibkan penjualan dan penggunaan petasan yang selama ini marak dimainkan masyarakat setiap Ramadan, pihaknya memerintahkan anggotanya  melakukan patroli dan razia penjualan barang tersebut secara intensif.

Untuk itu Kapolsek Iptu Agus Susanto mengerahkan anggotanya  Kanit Binmas Aiptu Padrianto berserta personil lainnya guna melakukan penyisiran  lokasi pasar mingguan dan pasar tradisional dan tempat lainnya,yang menjadi target operasi penertiban petasan ,dan berhasil  menyita petasan Happy Flower berdaya ledak tinggi yang dijual pedagang.
 
"Untuk petasan jelas dilarang, sedangkan kembang api masih dibolehkan asal daya ledaknya tidak tinggi," jelasinya.

Jika dalam operasi penertiban ditemukan pedagang dan distributor terbukti memiliki atau menyimpan petasan dalam jumlah berapapun, barang dagangannya akan disita dan pemiliknya akan dilakukan pembinaan atau bisa dijatuhi sanksi hukum.
 
"Melalui operasi penertiban petasan dan penegakan hukum itu diharapkan pada bulan suci Ramadan Mei 2019 ini masyarakat dapat menjalankan ibadah dengan khusuk, tanpa gangguan suara ledakan petasan," ujar Kapolsek.(ujg).