Rohil Optimis Raih Kabupaten Layak Anak 2019


riaupotenza.com
Sekda Rohil Drs Surya Arfan MSi berfoto bersama usai rapat bersama gugus tugas Kabupaten Layak Anak.

BAGANSIAPIAPI - Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Rohil, dengan gugus tugas, Rohil optimis meraih predikat Kabupaten Layak Anak (KLA) 2019.

Sekretaris Daerah (Sekda) Rohil Drs H Surya Arfan MSi mengatakan, bahwa Pemkab Rohil sangat mengapresiasi DP2KBP3A yang telah melaksanakan kegiatan ini, "Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar. Dan kita perlu juga membentuk Asosiasi Perusahaan Sahabat Anak Indonesia (Apsai)," katanya. 

Pembentukan forum anak Kecamatan Bangko Pusako.

Surya juga mengapresiasi semua lintas organisasi dan OPD yang telah hadir bersama di lantai tiga ruang rapat Sekda, yakni ada sebanyak 46 komponen yang ikut. Diharapkan dengan kebersamaan ini dapat membentuk Kabupaten Layak Anak.

"Diminta kepada seluruh instansi terkait agar berkomitmen bersama dalam sebuah sinergi dalam memajukan Kabupaten Layak Anak ini," ujarnya. 

Kabid Perlindungan Anak, Samsul Kidul SSos bersama Sekcam Bangko Pusako bersama forum anak.

Surya juga mengaku optimis bahwa di tahun 2019 Kabupaten Layak Anak akan terwujud. Menurutnya ini bukan hanya tugas satu OPD saja, melainkan seluruh OPD dan instansi serta lembaga yang memiliki tugas masing-masing untuk mewujudkan kabupaten layak anak (KLA).

Sementara itu, Kepala DP2KBP3A Ir Sri Rahayu mengatakan hal yang sama, bahwa tahun 2019 ini pihaknya memang harus optimis dapat meraih predikat Kabupaten Layak Anak. Maka pihaknya untuk hal itu akan menjalin koordinasi dengan OPD dan lembaga terkait dalam hal ini. 

"Kita akan menbentuk forum anak di setiap kecamatan dan juga gugus tugas. Ada sekolah ramah anak, puskesmas ramah anak. Apsai akan dibentuk, sekaligus pertemuan dalam susunan pengurus. Karena dari 17 hanya tiga yang hadir maka lain waktu akan diundang kembali untuk pembentukan kepenggurusan. Dan ketua Apsai pusat akan diundang kemari," pungkasnya. ADV