Sanitasi Ubah Kebiasaan Masyarakat BAB Sembarangan 


riaupotenza.com
Bupati Rohil H Suyatno AMp didampingi Kadis Perkim Zulfahmi ST MT dan TP4D Kejari Rohil Farkhan Junaedi SH meninjau progres pembangunan konstruksi sanitasi.

BAGANSIAPIAPI - Kelangsungan program pembangunan sanitasi berbasis masyarakat tahun 2019 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pusat, meski ada sedikit penurunan namun Pemkab Rohil melalui Dinas Perkim optimis bahwa sanitasi mampu mengubah kebiasaan masyarakat yang selama ini BAB sembarangan.

Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) tengah melukis sanitasi (septytank).

Kadis Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman Zulfahmi ST MT melalui Sekretaris Perkim Budi Mulia SE MSi mengatakan, pihaknya baru saja memberikan pelatihan dan sosialisasi kepada Tim Fasilitator Lapangan (TFL) dan juga Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM).

Pelatihan itu, kata Budi guna menciptakan sanitasi yang baik sampai pola hidup masyarakat yang sehat dan tidak Buang Air Besar (BAB) sembarangan. Dan menjaga kesehatan lingkungan masing-masing khususnya masyarakat pedesaan. 

Bangunan konstruksi sanitasi berbasis masyarakat dijadikan sarana bermain.

"Diharapkan kegiatan sanitasi ini berjalan, semoga tahun depan daerah seperti daerah kumuh agar dapat ditanggulangi dengan baik. Sehingga masyarakat bisa menerapkan pola hidup sehat," kata Budi. 

Lanjut Budi Mulia, bahwa untuk tahun 2019 ini Perkim mendapat kegiatan sanitasi dengan besaran anggaran DAK Rp 7 miliar. Anggaran itu untuk sanitasi, MCK dan perpipaan serta bantuan untuk pondok pesantren yang ada di Kabupaten Rohil. 

"Besaran tahun ini Rp 7 miliar. Itu agak turun sedikit dari tahun 2018. Yang jelas kita berharap program sanitasi di Kabupaten Rohil bisa berjalan terus setiap tahunnya," ungkap Budi. 

Oleh karena itu, pihaknya melibatkan langsung masyarakat dalam kegiatan pembangunan sanitasi, MCK dan air bersih ini. Tentunya sebagai pelaksana kegiatan tersebut adalah masyarakat itu sendiri, oleh karena itu maka adanya Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) yang didampingi Tim Fasilitator Lapangan (TFL). ADV