Cak Mus : Kepolisian Jangan 'Tutup Mata'

Rokok Ilegal Banyak Beredar Di Kuansing


riaupotenza.com
Musliadi

TELUK KUANTAN (RPZ) - Beredarnya rokok ilegal yang masuk dari Kota Batam Kepulauan Riau memenjadi tanda tanya oleh anggota DPRD Kuansing. Beredarnya rokok yang tak resmi ini membuat rugi negara. 

Soal ini, Ketua Komisi A DPRD Kuansing, Musliadi SAg yang membidangi masalah hukum dan pemerintahan mendesak pihak kepolisian dan Bea Cukai agar memantau dan menangkap pelaku yang mengedarkan rokok ilegal tersebut.

"Rokok ilegal ini masuk melalui Batam ke Inhil dan langsung di supley ke oknum atau agen di salah satu desa perbatasan di Kecamatan Cerenti," kata Musliadi yang akrap di sapa  Cak Mus ini kepada Riaupotenza.com, Minggu (21/4/2019) pagi melalui WhassApp pribadinya. 

Jelas Cak Mus, diduga dalam tiga hari, sekali barang haram ini masuk lewat Cerenti dan langgung di supley ke Teluk Kuantan melalui mobil pribadi.

"Saya menduga ada permainan oknum pihak yang mencari keuntungan di Cerenti dan Peranap atau kepada agen rokok tersebut," cetusnya.

Lebih lanjut Cak Mus mengatakan,  jika penegak hukum mau menangkap rokok ilegas ini tentu sangat gampang untuk melacak dan menangkap agennya. Karena ini jelas-jelas sudah merugikan negara karena rokok ini ilegal tanpa cukai dan tidak bayar pajak. 

"Kita menduga ada kong kalingkong oknum dengan pihak rokok tersebut jadinya, ini diduga sudah berjalan lama,  masak mereka tidak tau," punggasnya.

Bukan itu saja,  banyak SMS dan laporan warga dan para pedagang melapor kepadanya. ''Ini hurus di tertibkan dan diproses secara hukum oknum atau agen yg memperjual belikan rokok yersebut,'' ungkapnya. ped