Mobil Pencuri Sapi Dibakar


riaupotenza.com
Polisi mengamankan pelaku pencurian sapi yang ditangkap warga.

BENGKALIS (RPZ) — Satu orang diduga pelaku pencurian ternak sapi di Jalan Sidorejo Desa Harapan Baru, Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, diamankan warga dan kemudian diserahkan ke Polsek Kecamatan Mandau, Sabtu (13/4) pukul 19.00 WIB.

Tersangka berinisial SK (28), warga Jakan Sidorejo RT 02 RW 06, Desa Harapan Baru. Sedangkan korban atau pemilik ternak sapi bernama Mardi (40), warga Jalan Beringin RT 02 RW 01, Desa Bathin Betuah dan Teguh (43).

Kapolres Bengkalis AKBP Yusup Rahmanto SIK MH, melalui Paur Humas Iptu Kusnandar Subekti membenarkan bahwa telah dilakukan penangkapan satu orang tersangka pelaku pencuri ternak sapi. Pelaku SK diamankan di Simpang Jalan Sidorejo Desa Harapan.

‘’Tersangka sedang membawa mobil pickup dan mengangkut dua ekor Sapi dan kemudian diberhentikan oleh warga pada saat melintasi di Jalan Sidorejo, Desa Harapan Baru. Kemudian warga menanyakan asal usul ternak Sapi tersebut, dan tersangka SK menjawab bahwa sapi tersebut dibeli dari Dusun Tanjung Sari milik warga,’’ ungkap Subekti.

Lanjut Subekti, warga kembali menanyakan ke Dusun tanjung Sari namun warga Dusun tanjung Sari tidak ada yang menjual sapi kepada tersangka, saat itu juga salah satu warga Dusun Tanjung Sari memberikan informasi bahwa telah kehilangan sapi dan melaporkan ke warga yang pada saat itu sedang mengamankan tersangka. Setelah di konfirmasi oleh korban bahwa ciri-ciri sapi yang dibawa pelaku adalah milik korban.

‘’Setelah mengetahui bahwa tersangka melakukan pencurian sapi kemudian warga mengamankannya dan hendak dihakimi oleh massa yang pada saat itu hanya berjumlah sekitar delapan orang. Tidak beberapa lama datang kepala desa dan anggota Bhabinkamtibmas untuk menenangkan warga yang sudah mengamuk,’’ ungkapnya.

Lalu pada pukul 20.00 WIB beredar kabar tertangkapnya tersangka pencurian sapi beredar di Desa Harapan Baru, sehingga warga menuju ke rumah tempat pelaku diamankan dengan mencoba mengeluarkan dari rumah untuk dihakimi masa. Agar tidak terjadi amukan masa terhadap pelaku, anggota Polsek Mandau langsung mendatangi ke TKP. 

Saat itu massa semakin banyak berjumlah sekitar 700 orang sehingga kepala Desa Harapan Baru dan pihak Kepolisian melakukan negosisasi dan memberikan pemahaman terhadap warga agar perkara tersebut diserahkan ke pihak Kepolisian untuk proses lebih lanjut.

‘’Namun warga menolak dan tetap bersikeras hendak mengeluarkan tersangka dari dalam rumah milik salah satu warga setempat. Dan massa dari 700 kemudian bertambah sekitar 1.000 orang, dimana beberapa warga melakukan pelemparan terhadap rumah, melemparkan kayu ke atas rumah dan membakar satu unit mobil pickup milik pelaku yang digunakan untuk mengangkut ternak sapi curian tersebut,’’ ungkapnya.

Diutarakannya, dikarena situasi tidak kondusif kemudian Kapolsek Mandau langsung turun ke TKP bersama Wakapolsek Mandau didampingi Kasat Sabhara Polres Bengkalis beserta jajaran Shabara. ‘’Setelah polisi menegosiasi soal perkara tersebut, kemudian langsung diserahkan ke pihak Kepolisian dan kasih kepercayaan kepada pihak kepolisian untuk memproses pelaku yang sudah di tangkap. Dan memang jika terbukti bersalah maka pihak Kepolisian akan memproses sesuai hukum yang berlaku dan tidak akan membebaskan pelaku sesuai apa yang di pikirkan oleh warga,’’ ujarnya.

Saat ini guna mempertanggung jawabkan perbuatannya pelaku SK sudah diamankan di Mapolsek Mandau. (pr/mx)