Dari Penangkapan Sabu 24 Kilogram dan Ekstasi 13 Ribu Butir

Gubri Minta Polda dan BNNP Awasi Pesisir Timur


riaupotenza.com
Syamsuar

PEKANBARU (RPZ) - Pengungkapan sabu dengan berat 24 kilogram dan 13 ribu ektasi baru-baru ini, mendapat perhatian dari Gubernur Riau, Drs H Syamsuar MSi. 

Sebagaimana diketahui, masuknya puluhan sabu itu diselundupkan pelaku dari Malaysia dengan melewati perairan pesisir Provinsi Riau. 

Agar penyelundupan itu tidak meraja lela, mantan Bupati Siak ini meminta semua pihak dapat bersama-sama turut memberantas peredaran narkoba tersebut. 

''Pemberantasan narkoba ini bukan hanya tugas pemerintah, Kepolisian dan BNNP Riau. Tetapi peran serta masyarakat sangat berpengaruh besar,'' ungkap Syamsuar, Jumat (12/4/2019).  

Menurut dia, cara yang harus dilakukan yakni melakukan pengawasan ekstra terhadap kawasan pesisir timur tersebut. ''Kalau mau menghambat, hendaknya dilakukan pengawasan yang lebih ketat,'' kata Syamsuar. 

Selain operasi instansi terkait, peran masyarakat dalam membantu memberikan informasi sangat penting sekarang ini.  ''Harus ada kerjasama lintas instansi dan masyarakat untuk mencegah peredaran narkoba agar tidak semakin meluas,'' ujarnya. 

Atas pengungkapan kemarin itu, Gubri apresiasi kinerja jajaran BNN dan Polda Riau yang sudah menggagalkan penyeludupan narkoba tersebut. 

Apresiasi juga sudah disampaikan kepada BNNP Riau, dan juga seluruh personil yang terlibat. ''Harapan saya kedepan akan banyak lagi narkoba yang ditangkap BNN, sehingga dapat mengurangi peredaran narkoba di wilayah provinsi Riau,'' tukasnya. rpz