Meriah, Gebyar Himpaudi Kecamatan Tampan  


riaupotenza.com
Foto bersama keluarga besar PAUD Raudhatul Jannah.

PEKANBARU (RPZ) Dalam rangka meningkatkan kualitas Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini (Himpaudi) Kecamatan Tampan menggelar Gebyar 2019. 

Acara ini dilaksanakan di Living World Pekanbaru, Ahad (7/4) lalu. Tema tahun ini: Melalui Gebyar dan Pentas Seni, Kita Tingkatkan Kecerdasan dan Kreativitas Pendidik dan Peserta Didik. 

Acara yang disponsori Living World, Nutritious milk Zee, dan PKPU Human Initiative ini, dihadiri juga oleh Ketua Himpaudi Kota Pekanbaru Ismiyanti SPd, penilik Hj Ramlah SPd SD, Dra Hj Yulmayades, dan Ernita Y MM.

Rangkaian Gebyar Himpaudi ini, diawali dengan pawai bersama mengelilingi Living World. Peserta pawai mengenakan pakaian adat istiadat dengan tema Nusantara, dan dibuka langsung oleh Penilik PAUD Kecamatan Tampan Hj Ramlah SPd SD, didampingi Ketua Himpaudi Kecamatan Tampan Elda Tursina SPsi. 

Ketua Himpaudi Kecamatan Tampan Elda Tursina SPsi dalam laporannya menyampaikan, kegiatan Gebyar Himpaudi 2019 ini selain untuk meningkatkan kualitas PAUD, juga untuk meningkatkan kreativitas guru dan murid PAUD.

Menurutnya, Gebyar Himpaudi tersebut diikuti oleh siswa-siswi PAUD dari 46 lembaga yang terdaftar di Himpaudi Kecamatan Tampan. Beberapa mata lomba yang digelar di antaranya, lomba tari kreasi, fashion show dan lomba mewarnai.

‘’Tujuan Gebyar Himpaudi tersebut menjadi sarana untuk  memperkenalkan dan mempertahankan kebudayaan Indonesia, seperti baju adat yang sudah ada dari zaman nenek moyang. Jangan sampai nanti anak-anak kita tahu baju adat hanya dari cerita, video ataupun gambar,’’ tambahnya.

Sedangkan Ketua Himpaudi Kota Pekanbaru Ismiyanti SPd dalam sambutan menyampaikan, anak-anak adalah anugerah dan amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa yang harus selalu dijaga dan menjadi tanggung jawab orangtua, masyarakat dan pemerintah untuk memberikan pendidikan dan pembinaan dari mulai usia dini. 

Anak, katanya, juga berhak mendapatkan pelayanan pendidikan dan juga kesehatan sesuai kebutuhan hidup dan mentalnya untuk mengembangkan bakat dan kreatifitasnya. Pengembangan anak usia dini adalah pembangunan anak usia dini yang berorientasi pada pengembangan anak usia dini secara menyeluruh. Dengan memperhatikan banyaknya faktor yang juga menentukan kualitas anak usia dini, maka pengembangan anak pada masa ini perlu dilakukan secara komprehensif, yang mencakup semua faktor.

Sementara itu, Ketua panitia Yuli Yuliana SPdI mengatakan, kecerdasan anak diawali dengan menumbuhkembangkan sikap mental mandiri dan penanaman rasa percaya diri. ‘’Saya memandang penyelenggaraan Gebyar Himpaudi ini juga merupakan bagian dari upaya yang bertujuan untuk memberikan kesempatan bagi anak-anak usia dini untuk melatih dan menunjukkan kreativitasnya, sehingga diharapkan akan menjadi anak-anak tunas bangsa yang berprestasi di masa depan,’’ ungkapnya.

Elda Tursina SPsi berharap, ke depan mudah-mudahan Gebyar Himpaudi lebih meriah lagi, dan untuk anak lebih cerdas dan mandiri lagi dalam pengenalan lingkungan dan adat istiadat dan beraneka ragam suku dan budaya yang ada di Indonesia.(ppg/rpz)