Ganggu Aktivitas Belajar Siswa dan Tak Punya Izin

Satpol PP Sidak Gedung Walet


riaupotenza.com
Kasat Pol PP Rohil Suryadi SE saat mendatangi pemilik sarang walet yang tidak berizin serta mengganggu aktifitas belajar siswa MAN 1 Rohil.

BAGANSIAPIAPI (RPZ) - Keberadaan penangkaran burung walet di sekitar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Bagansiapiapi dirasakan para pelajar sangat mengganggu. Pasalnya, suara kaset pemancing burung walet sangat berisik. Tak hanya itu, penangkar burung walet itu juga tidak berizin. Oleh karena itu, petugas Satuan Polisi Pamong Praja, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) langsung melakukan inspeksi mendadak (Sidak) di sebuah gedung walet tersebut untuk mempertanyakan izin, serta pembuktian pembayaran retribusi daerah.

Satpol PP menegaskan akan menutup gedung sarang walet yang tidak mengantongi izin tersebut serta yang tidak mau membayar retribusi ke daerah. Petugas Satpol PP yang di komandoi oleh Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, Suryadi SE mendatangi salah satu pemilik gedung sarang walet yang berada di sebelah MAN 1 Rohil itu.

Kedatangan petugas untuk mempertanyakan izin serta ketaatan pemilik gedung walet dalam membayar retribusi daerah. Berdasarkan hasil penelusurannya, petugas menemukan adanya pemilik walet yang belum membayar retribusi ke daerah.

Suryadi mengingatkan kepada seluruh pemilik gedung sarang walet untuk segera melengkapi izin serta membayar retribusi yang tertunggak, jika tidak pihaknya tak segan-segan akan menutup paksa gedung penangkar walet tersebut.

Dikatakan Suryadi, Satpol PP akan menyegel serta menutup operasi gedung walet jika mengabaikan izin serta tidak membayar pajak. Tak hanya itu, ia juga menyoroti adanya gedung sarang walet yang berdekatan dengan sekolah.

“Bunyi walet sangat mengganggu proses belajar siswa, kita meminta pemilik gedung walet untuk menyesuaikan waktu operasi sarang walet agar tidak merugikan pihak lain,” kata Suryadi. (iin)