Ratusan Ekstasi Masuk dari Sumut

Baganbatu Jadi Pasar Peredaran Narkoba


riaupotenza.com
Amiruddin Dalimunte alias Amir, tersangka pembawa ratusan butir pil ekstasi.

UJUNGTANJUNG (RPZ) — Wilayah Baganbatu, Kecamatan Bagansinembah, dijadikan pasar peredaran narkoba jenis ekstasi. Hal ini terungkap dari keberhasilan Sat Res Narkoba Polres Rohil, mengamankan ratusan butir pil ekstasi berlogo RJ. 

Ekstasi itu didapat dari seorang pemuda, diduga sebagai kurir yang dibawa dari Sumatera Utara (Sumut). Kurir itu bernama Amiruddin Dalimunte alias Amir (32), warga Dusun III Kampung Jawa, Desa Pulo Jantan, Kecamatan NA IX-X, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Sumatera Utara (Sumut).

Pria pembawa barang haram itu ditangkap di Jalan Lintas Riau-Sumut, Baganbatu, Kecamatan Bagansinembah, Kabupaten Rohil. Tepatnya di pinggir jalan raya depan Hotel Bestari Baganbatu.      

Kapolres Rohil AKBP Sigit Adiwuryanto SIK MH, dikonfirmasi melalui Kasat Narkoba AKP Herman Pelani SH, Sabtu (9/2) membenarkan penangkapan tersebut. Kronologis penangkapannya, pada Jumat (8/2) tim Opsnal Sat Narkoba mendapatkan informasi dari masyarakat yang dapat dipercaya bahwa ada orang yang membawa narkotika jenis ekstasi ke Baganbatu.

Dalam informasi itu juga disebutkan, orang tersebut naik angkutan umum dari arah Labuhan Batu yang rencananya akan melakukan transaksi di daerah sekitar Hotel Bestari Baganbatu. Atas informasi tersebut, tim Opsnal melakukan penyelidikan dan pengintaian di seputaran daerah Hotel Bestari Baganbatu, untuk memastikan kebenarannya. 

Selanjutnya, sekitar pukul 18.00 WIB, ada salah seorang penumpang laki-laki yang turun dari Bus KUPJ di depan Hotel Bestari. Atas dasar kecurigaan padanya, tim Opsnal mendekatinya untuk memeriksa badan serta pakaiannya. 

Saat diperiksa, ditemukan sebuah kotak handphone (Hp) merk Samsung A7 di kantong belakang celananya sebelah kiri. Ketika dibuka, dalam kotak Hp itu ada sebuah bungkusan plastik bening yang didalamnya terdapat ratusan ekstasi atau tepatnya 145 butir pil warna merah muda yang diduga narkotika jenis ekstasi.

‘’Kemudian, laki-laki tersebut beserta barang bukti yang ditemukan dibawa ke Polres Rohil, guna dilakukan pengusutan perkaranya lebih lanjut,’’ terang Kasat Narkoba.

Herman menambahkan, dari pemeriksaan lebih lanjut, tersangka mengaku mendapat barang bukti dari rekannya di Labuhan Batu Utara, untuk diantarkan kepada seseorang berinisial MD (DPO) di Baganbatu. “Tersangka mengaku tidak mendapat upah, tapi tersangka mengaku bahwa biaya hidupnya ditanggung oleh seseorang yang sudah kita kantongi namannya itu,’’ beber Herman.         

Kasat Narkoba menegaskan, pihaknya akan terus mengembangkan kasus itu. ‘’Pokoknya yang namannya peredaran narkoba tidak akan kami beri ampun. Akan kami buru terus sampai ke akar-akarnya,’’ tegasnya. (fen)