Penyesuaian SOTK, Dua OPD Naik Tipe


riaupotenza.com
Wabup Meranti Said Hasyim pimpin acara pelantikan pejabat jajaran Pemkab Meranti.

SELATPANJANG (RPZ) - Dampak dari penyesuaian perubahan Nomenklatur Susunan Organisasi Tata Kerja (SOTK) 2019, beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Kepulauan Meranti naik tipe, hingga ada yang berubah nama. 

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Bagian Organisasi Tatalaksana (Ortal), Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Kepuluan Meranti, Rika, Kamis (10/1/2019). Adapun beberapa OPD yang naik tipe tersebut diantaranya, Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah ((DPKAD) yang sebumnya sebagai tipe b, kini naik menjadi tipe a. Selanjutnya hal yang sama juga terjadi di  Dinas Kesehatan, semula menyandang tipe b, kini juga naik status menjadi tipe a.

"Perbedaannya jika tipe b sejatinya hanya diakomodir oleh tiga bidang saja. Sementara itu, jika suatu OPD ditetapkan sebagai tipe a, maka otomatis bidangnya bertambah menjadi empat sampai lima bidang," ujarnya.

Tambah Rika lagi, dalam SOTK tersebut juga telah tersusun perubahan nama terhadap beberapa OPD, dan Bagian Setda Kabupaten Kepulauan Meranti. Salah satu contoh menurut Rika, terjadi di Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) yang saat ini berubah nama sebagai Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Kepulauan Meranti.

Selain itu tambahnya lagi, perubahan juga terjadi pada satu Bagian Setda Kabupaten Kepulauan Meranti. Diungkapkan Rika tepat di Bagian Pelayanan Pengadaan yang saat ini berubah menjadi Bagian Pengadaan Barang dan Jasa.

Terpisah Sekretaris Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis beberapa hati yang lalu menerangkan, perubahan SOTK tersebut berdampak terjadinya kekosongan jabatan di beberapa OPD terkait. Selain kekosongan jabatan, juga ada beberapa OPD yang berganti nama atas penyesuaian SOTK yang baru tersebut. 

Tak pelak upaya yang harus segera diambil oleh pemerintah daerah menurutnya  mengagendakan secepatnya pengukuhan dan pelantikan pejabat dilingkungan kerja mereka. Jika tidak segera diakomodir dengan baik, menurut Yulian Norwis hal itu akan berdampak pada tidak berjalannya kegiatan yang telah disusun. 

Menyikapi itu, Kamis (10/1/19) pagi, Perintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti lantik 235 orang pejabat eselon II,III, dan IV. 

Dari total pejabat yang dilantik dan dikukuhkan, menurutnya 90 persen hasil dari penyesuaian SOTK. Sementara sisa 10 persen murni dampak dari evaluasi kinerja pejabat terkait. wir