Diputusin, Rumah Pacar di Molotov


riaupotenza.com
Pelaku molotov yang diamankan polisi.

PEKANBARU (RPZ) - Dipicu masalah cinta, berujung penjara. Inilah yang dilakoni SF.

Kasus ini berawal pelaku diputusin pacarnya bernama Anike. Tak terima, pelaku kemudian mengajak temannya berinisial Ga dan mendatangi rumah korban di Kelurahan Industri Tenayan, Kecamatan Tenayan Raya. Selasa (8/1/2019) dini hari.

Dengan menggunakan balok, SF memecahkan kaca rumah korban, lalu di lemparnya bom molotov. Ternyata, pecahan kaca itu membuat ibu korban, Ernawati dan cucunya Duta, terbangun dari tidur. Bahkan, keduanya terkejut saat mendengar ada suara ledakan.

Bergegas mendatangi suara, ternyata kaca jendela samping rumah sudah pecah. Tak hanya itu, gorden juga terbakar. Takut api membesar, mereka kemudian memadamkan api.

Dan saat itu Ernawati yang mengenali pelaku melihatnya berada di TKP. Bukannya berhenti, pelaku malah makin beringas, setelah itu baru kabur dengan Ga yang sudah standby diatas motor.

Keesokanya korban langsung mendatangi Polsek Tenanyan Raya untuk membuat laporan tertulis. Menindaklanjuti laporan korban, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap pelaku.

''Kini keduanya sudah ditahan dan dalam pemeriksaan intensif penyidik kepolisian,'' kata Kasubbag Humas Polresta Pekanbaru Ipda Budhia Dianda, hari ini.

Hasil interogasi awal, pelaku mengakui perbuatannya, memecahkan kaca nako samping rumah korban dengan menggunakan kayu balok. Kemudian melemparkan bom melotov di dekat pintu depan sebanyak dua kali.

‘’Saat melakukan aksi, SF mengaku dibantu Ga. Ga ditangkap di kos Jalan Bangau, Kecamatan Tampan,’’ ungkap Budhia. rpz