Rekanan Operasional KMP Tasik Gemilang Penuhi Panggilan


riaupotenza.com
Ilustrasi. Net

BENGKALIS (RPZ) — Setelah ditetapkan sebagai tersangka, mantan Kepala Dinas (Kadis) Perhubungan Kabupaten Bengkalis Ja, dan rekanan kontraktor   operasional KMP Tasik Gemilang Ya alias Edi akhirnya menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Negeri (Kejari) Bengkalis.

Hal itu dikatakan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Bengkalis Heru Winotor,SH melalui Kasi Pidsus Kejari Bengkalis, Agung Irawan SH, Kamis (10/1/2019). Menurut Agung Irawan, atas kasus dugaan korupsi operasional KMP Tasik Gemilang, negara dirugikan mencapai Rp1,3 miliar.

Kendati sejak awal mantan Kadishub Bengkalis JA sebagai tersangka berdalih jika dirinya tidak melakukan tindak pidana korupsi akan tetapi memiliki sangkutan perdata atau hutang piutang. Namun, Tim Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Bengkalis mempertegas jika JA dan YA melakukan upaya tindak pidana korupsi.

“Kalau memang benar itu masuk utang-piutang, buktikan saja nanti di pengadilan. Buktikan saja nanti di Pengadilan," ujar Agung.

Agung menyebut, setelah Mantan Kadishub Bengkalis JA diperiksa dan langsung ditetapkan tersangka pada Bulan Desember 2018 lalu, Rekanan YA alias Edi saat itu tidak memenuhi panggilan.

“Namun untuk panggilan kedua YA yang telah kita tetapkan tersangka bersamaan dengan JA itu, pada akhirnya Selasa (8/1/2019), telah memenuhi panggilan didampingi pengacaranya, untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” bebernya. kar