Pemda Terus Berupaya Maksimalkan Peran Putra Daerah


riaupotenza.com
Seratusan Peserta sedang mengikuti CAT CPNS Kepulauan Meranti 2018.

SELATPANJANG (RPZ) - Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti terus mencari celah baru dalam meningkatkan taraf hidup, serta kwalitas sumber daya manusia di lingkungannya. 

Upaya tersebut tidak hanya omongan kosong belaka, tak pelak langkah tersebut kelihatan walaupun mereka memiliki sedikit celah. Satu diantaranya, jauh sebelum ini saat pemerintah pusat membuka penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (PNS), di sana Pemda Meranti Masuk. 

Dan hasilnya, dari 12 Kabupaten serta Kota Provinsi Riau, terdapat empat kabupaten dan kota yang ditunjuk sebagai Pelaksana Test CPNS. Satu diantaranya Kabupaten Kepulauan Meranti. 

Dan keputusan tersebut sejalan dengan dikeluarkannya surat edaran yang dikeluarkan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) RI, No. K26-30/V 134-2/99, perihal pengumuman peenerimaan, hingga test akhir CPNS Tahun 2018 yang rampung digelar belum lama ini. 

Tidak puas sampai disitu saja, upaya lain dalam memaksimalkan peran dan nasib putra dan putri daerah pesca digelarnya tes CPNS-pun mereka kunci oleh beberapa aturan yang mengikat. 

Adapun runutan aturan tersebut, dimulai dari tambahan nilai Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) 10 point terhadap pendidik, dan tenaga kesehatan khusus putra dan putri derah. 

Menetapkan denda Rp750 juta terhadap PNS yang mau pindah tugas sebelum sepuluh tahun, serta Rp. 500 juta yang mengajukan pindah diatas lima tahun hingga sepuluh tahun kerja. 

Tak pelak pernyataan denda sebesar itu tidak hanya sekedar isapan jempol belaka, tetapi mereka juga memperkuat sanksi tersebut dengan peraturan bupati atau Perbup. 

Alasan Pemda Meranti melalui Badan Kepegawaian Daerah setempat berdasarkan pengalaman. Menurut mereka, Meranti kerap dijadikan sebagai batu loncatan terhadap PNS yang berasal dari luar daerah. 

Hendak mereka, aturan itu menjadi pertimbangan yang berat terhadap pelamar yang dimaksud, sehingga putra dan putri daerah punya kesempatan besar pada test CPNS 2018 ini. 

Selanjutnya masuk pada harapan Pemda Meranti dalam perubahan passing grade ke rengking di Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Dan harapan itu timbul dampak dari rendahnya tingkat kelulusan putra daerah pada nilai Computer Assisted Test SKD-CPNS 2018 lalu. 

Mantapnya, harapan itu juga dijawab dan dikabulkan oleh pemerintah pusat. Dari 38 peserta yang dinyatakan lulus SKD, berubah menjadi 466 peserta yang diyatakan berhasil melaju ke Seleksi Kompetensi Bidang (SKB). 

Beberapa langkah itu diakui sengaja dilakukan oleh mereka. Seperti dibeberkan Sekretaris Badan Kepegawaian Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti, Bakharuddin belum lama ini. 

Menurutnya Pemda Meranti telah melalui masa tantangan atas banyaknya PNS yang non putra daerah minta pindah setelah SK-PNS terbit. 

Dalam memaksimalkan peran mereka, jauh sebelum ini Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti Drs H Irwan Nasir Msi, dan jajaran telah bertandang ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (Kemenpan RB).

Ketika itu Jumat (22/11/18) di Jakarta. Kepada Menpan RB, Irwan Nasir meminta rekrutmen PNS tahun ini (2018) dapat memberi ruang yang luas kepada putra daerah untuk diterima sebagai PNS. 

Menurutnya, bupati menegaskan hal itu bukan mempermasalahkan banyaknya PNS yang non putra daerah bertugas di Meranti, namun bila kejadian tersebut tetap demikian, maka sepanjang tahun pihaknya akan terus meminta kuota penerima CPNS. 

Menurutnya lagi, segala cara dilakukan PNS yang bersangkutan untuk pindah. Atas dasar itu bupati menegaskan pemerintah pusat perlu mempertimbangkan prioritas putra daerah untuk diluluskan sebagai PNS. 

Menanggapi permintaan Bupati, Menpan Azwar Abu Bakar ketika itu menegaskan, pihaknya akan segera menerbitkan beberapa aturan terkait dalam waktu yang cepat. 

Bahkan dia (Menpan RB) memerintahkan Dirjennya mencatat langsung penjelasan bupati tersebut, dan siap menerbitkan beberapa aturan sebagai kunci dasar peluang putra daerah. 

"Kita akan segera buat beberapa aturan. Terlebih aturan untuk mengikat bahwa siapa pun yang merekomendasikan pindah baik itu pejabat atau pihak lain nantinya tidak akan bisa, " tegas Menpan.

Selain itu, upaya itu juga dijawab dengan diterbitkannya peraturan Kemenpan nomor 36 tahun 2018, tentang keistimewaan bagi Putra/putri Daerah yakni, dengan melakukan penambahan nilai sebesar 10 point dari hasil SKB. 

Infromasi tambahan, dalam SKB CAT Tes CPNS 2018 di Kabupaten Kepulauan Meranti terdapat 466 orang. Untuk lanjutan segala pemberkasan, sudah diajukan oleh pihak BKD setempat ke BKN Kanreg Kota Pekanbaru. 

Hingga saat ini informasi pengumuman tingkat kelulusan test CPNS di daerah tersebut masih menunggu keputusan resmi dari BKN.(Adv)