IGI Dumai Targetkan Mei Mendatang Launching Buku


riaupotenza.com
Kasi Pendis Kemenag Dumai H Ade A Yani foto bersama dengan Pengurus IGI Dumai dan peserta usai penutupan Workshop Satu guru satu buku.

DUMAI (RPZ) - Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbut) diwakili Kasi Pendis Kemenag Dumai H Ade Ahmad Yani secara resmi menutup kegiatan Workshop Satu guru satu buku (sagusaku) yang ditaja oleh Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Dumai diaula Disdukbud Kota Dumai.

Kasi Pendis Kemenag Dumai Ade Ahmad Yani menyampaikan apresiasi dan rasa bangga dengan terlaksananya kegiatan Workshop satu guru satu buku (Sagusaku) yang dilaksanakan Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kota Dumai. ''Selama dua hari, saya lihat peserta para Guru ini sangat antusias, meski merasa waktunya belum cukup untuk bisa belajar menulis sebuah buku. Akan tetapi, ini merupakan motivasi bagi para Guru kelak bisa menulis buku,'' ujar Ade Ahmad Yani, Selasa (4/12/2018) usai kegiatan Workshop Sagusaku.

Dikatakan, menjadi seorang guru merupakan sebuah profesi yang mulia dan hendaknya bisa menghasilkan sebuah karya yaitu karya yang bisa bermanfaat dan bisa dibagikan kepada rekan satu profesi agar lebih memperkaya khazanah pengetahuan dan informasi di dunia pendidikan. Karena itu, setiap guru wajib aktif mengikuti berbagai kegiatan yang bisa menunjang kompetensinya sebagai seorang guru. 

''Mari hilangkan rasa bermalas, bangkitkan semangat diri dan pantang menyerah, teruslah melakukan sesuatu yang dapat memperkaya pengetahuan. Jadikan kesalahan sebagai media belajar yang paling baik, karena dari kesalahanlah seseorang akan mengetahui mana yang benar. Semoga dengan kegiatan dua hari ini para guru bisa mendapatkan ilmu yang sangat bermanfaat untuk kedepannya hingga, suatu saat hasil karya berupa buku dapat dipublikasikan,'' harap Kasi Pendis seraya menyampaikan pesan, teruslah menulis,  meski kita sendiri menjadi pembacanya dan berbuat sekecil apapun itu akan lebih berharga, dari pada tidak melakukan. 

Katanya, peningkatan mutu guru tentunya menjadi tanggung jawab kita bersama baik Pemerintah maupun organisasj profesi serta semua pemerhati pendidikan secara bersama dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme guru.

Sementara itu Ketua IGI kota Dumai, Hotmaida Nasution SAg MPd menyampaikan ucapan terima kasih kepada peserta guru yang selama dua hari dan sangat bersemangat belajar untuk menulis buku. ''Saya bangga dengan guru guru ini. Dengan semangat yang luar biasa telah mengikuti ilmu dalam menulis buku melalui wadah IGI. Untuk memberi motivasi, nantinya, untuk  sertifikat ini akan ditandatangani langsung kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Dumai. Kemudian target kita pada Mei mendatang, buku guru ini sudah ada yang di launching yang Insyaa Allah disaksikan oleh Walikota dan Disdik Dumai''harapnya.

Dikatakan, kegiatan workshop sagusaku ini adalah dalam rangka meningkatkan kompetensi dan profesiolisme guru secara berkesinambungan, tentunya diperlukan organisasi profesi yang dapat mendukung kegiatan kearah perbaikan mutu guru. Salah satu organisasi profesi yang berkomitmen dalam meningkatkan kompetensi guru adalah Ikatan Guru Indonesia (IGI). 

''IGI berkomitmen dalam meningkatkan mutu, profesionalisme, perlindungan, daya saing dan kesejahteraan guru. Termasuk memperkuat nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab dan disiplin serta anti korupsi. Memperkuat kompetensi pedagogi, kompetensi profesional, kompetensi sosial dan kompetensi kepribadian. Membangun budaya literasi disekolah, keluarga dan masyarakat serta yang terakhir melakukan pengabdian pada masyarakat. Mari jadikan IGI sebagai sarana dalam memajukan dan meningkatkan kompetensi guru khususnya di Kota Dumai,'' demikian Ketua IGI Dumai Hotmaida Nasution SAg MPd. mdi