Kunjungi dan Ciumlah Tangan Gurumu...


riaupotenza.com
Para guru YPI Al Qasimiyah tampak gembira menyaksikan penampilan para siswa pada memen Hari Guru Nasional di Sorek Pangkalan Kuras.

PANGKALANKURAS (RPZ) - Momen Hari Guru telah berlalu pada Ahad (25/11/2018). Namun, hampir serentak baru diperingati secara nasional, Senin (26/11/2018). Bukan hanya sebatas seremonial belaka. Lebih dari itu, agar terpateri mendalam di hati setiap insan, betapa besarnya jasa para guru. 

''Kami akan merasa senang jika kalian datang mengunjungi kami,  mencium tangan kami sambil berkata, "Ustadz, Ustadzah, Pak, Bu, saya murid Ustadz, murid Ustadzah, murid ibu. Maka dari itu kunjungilah guru kalian walaupun kalian belum sukses,'' ungkap Ketua Yayasan Pendidika Islam (YPI) Al Qasimiyah Kelurahan Sorek Satu Kacamatan Pangkalan Kuras Kabupaten  Pelalawan Riau, Hj Agustina Kasim, Selasa (27/11/2018). 

Kata dia, semua guru itu luar biasa, karena orang hebat itu terlahir dari didikan seorang guru. ''Memang tak bisa dipungkiri besarnya jasa guru terhadap anak didiknya. Itu semua tak bisa dinilai dengan materi,'' paparnya sambil berharap mendapatkan kunjungan dari para alumni yayasan pendidikan yang dipimpinnya. 

''Guruku pernah berpesan, kami para guru merasa bangga atas prestasi dan kesuksesan para muridnya. Ada yang jadi ulama terkenal,  ada juga yang jadi pengusaha, ada yang jadi bupati bahkan ada yg jadi menteri.  Tapi itu semua belum bisa membuat kami merasa senang,'' ucap Agustina. 

Kenapa begitu, menurut pimpinan YPI Al Qosimiyah ini, karena sukses atau tidak suksesnya anak didiknya, kaya atau miskinnya, guru akan merasa senang jika anak didiknya datang mengunjungi gurunya. Baik di sekolah maupun di rumah. 

''Kalian datang berkunjung mencium tangan dan berkata bahwa kita adalah murid-muridnya dulu dan sampai sekarang. Katakanlah, saya murid ibu. Maka dari itu kunjungilah guru kalian walaupun kalian belum sukses. Itu justru membuat para lebih bangga,'' tuturnya sambil mengucapkan, Selamat Hari Guru Nasional. 

Terkait HGN, Agustina Kasim membeberkan di sekolahnya juga menggelar apel dan acara sederhana namun penuh khidmat. Usai upacara dirangkai penyerahan kue oleh pelajar kepada majlis guru. Selain itu, pelajar di lembaga pendidikan itu juga membrikan kejutan berupa penampilan seni di balai sanggam seni Al Qasimiyah. 

Para pelajar dengan antusias menampilkan berbagai aksi. Ada yang membaca puisi, Akustik, berbalas pantun, dan stand up comedy yang dipersembahkan untuk gurunya. Putra Sampoerna sebagai Ketua Organisasi Siswa MA Al Qasimiyah mengungkapkan bahwa acara ini sengaja dipersiapkan oleh rekan pelajar tanpa ada campur tangan guru.   

''Acara ini sengaja kami taja untuk rasa terima kasih kami kepada guru-guru kami. Menghibur mereka yang berlelah-lelah membimbing dan mendidik kami. Dan ini tidak ada apa-apanya, tapi paling tidak kami tetap ingat dengan guru-guru kami,'' pungkasnya. amr/dn