Ditemukan Tewas dalam Mobil Bapaknya

Ternyata Penemuan Bayi di SPBU Hasil Selingkuh


riaupotenza.com
Kedua tersangka yang diamankan polisi.

SIAK (RPZ) -- Tak butuh waktu lama bagi pihak kepolisian mengungkap kasus penemuan mayat bayi laki-laki dalam mobil Innova BM 1920 SR di SPBU Meranti, Minas, Siak. 

Ibu bayi malang tersebut Azhari Fatiya alias Tiya (26) warga Perumnas Peputri Maju, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru, dan ayah dari bayi Nofril Yatmi alias Yayat (22) yang tak lain supir mobil Inova itu sendiri. Dan Yayat tercatat warga Jalan Sukun, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak.

Si ibu bayi berhasil diamankan Tim Opsnal Polsek Minas. Jumat (16/11/2018). Hasil pemeriksaan terungkap bahwa berawal dari laporan Nofril Yatmi telah menemukan mayat bayi tersebut dan saat itu Kepala unit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Minas. Selanjutnya Iptu Darfis dan anggota Reskrim yang dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Sim AKP Hidayat Perdana, melakukan penyelidikan.

Dari hasil penyelidikan diketahui bahwa ibu dari bayi tersebut merupakan pacar dari Nofril Yatmi, yang mana Nofril Yatmi saat pemeriksaan mengakui bahwa ia menjemput mayat bayi tersebut ke rumah Azhari Fatiya ke Pekanbaru. Setelah itu, polisi langsung bergerak melakukan penangkapan terhadap Azhari Fatiya di rumahnya.

Setelah itu, Azhari Fatiya mengakui Kamis (15/11/18) sekira pukul 06.00 WIB, telah melahirkan seorang  bayi dalam kondisi hidup di dalam kamar mandi rumahnya. Saat itu bayi tersebut sempat menangis, dan mendengarkan tangisan bayi tersebut Azhari Fatiya menutup mulut bayi itu dengan kain dan hingga tidak bernyawa. Saat itu Azhari Fatiya, memasukkan mayat bayi ke dalam tas berwarna hitam dan menyerahkan kepada Nofril Yatmi.

Kapolres Siak AKBP Ahmad Davit melalui Kapolsek Minas Kompol Birma Naipospos, Sabtu (18/11/2018) mengatakan, pihaknya sudah menangkap ibu bayi laki-laki malang tersebut, dan juga menahan pemilik mobil Innova yang merupakan ayah dari bayi itu.

Selain itu polisi juga mengamankan barang bukti satu unit mobil Innova BM 1920 SR berikut dengan STNK nya, satu tas ransel warna hitam, dan kantong plastik putih. Dalam kasus kedua tersangka terancam, Pasal 80 Ayat (3) dan Ayat (4) UU RI NO 35 tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak Jo Pasal 340 KUHPidana Jo Pasal 338 KUHPidana Jo Pasal 341 KUHPidana Jo Pasal 342 KUHPidana. rpz