Harimau Meresahkan di Pulau Burung Ditembak Bius


riaupotenza.com
EVAKUASI HARIMAU-Meski tertembak bius, proses evakuasi harimau masih terkendala karena harimau berada di bawah kolong ruko.

PULAUBURUNG (RPZ) — Sekitar pukul 14.00 WIB, Kamis kemarin,  TIM BKSDA Riau yang sejak beberapa waktu belakangan ini fokus mencari jejak dan melakukan penangkapan seekor harimau yang sudah membuat resah warga Kecamatan Pulau Burung, berhasil menembak sang raja hutan itu dengan peluru bius.

Penembakan dengan peluru bius itu dilakukan saat mengetahui keberadaan harimau tersebut berada di daerah Desa Pulau Burung, persisnya di daerah 00.  
    
Meski sudah tertembak bius, harimau tersebut berusaha untuk melarikan diri dengan menyisiri kolong yang berada di bawah rumah toko di daerah itu. Untuk menangkap harimau, Tim BKSDA  dibantu pihak kecamatan, kepolisian, dan warga juga tampak bersiaga dan penuh hati-hati.  
    
Camat Pulau Burung M Yusuf SSos yang dikonfirmasi petang kemarin membenarkan, kalau harimau tersebut sudah tertembak bius yang dilakukan Tim BKSDA Riau.
   
‘’Saat ini harimau masih berada di kolong-kolong ruko. Jadi proses evakuasinya sedikit rumit,” sebut camat. Untuk diketahui, beberapa hari ini, harimau tersebut memang sering berada di pemukiman warga di sana. 
    
Oleh karena itu masyarakat bersama tim sudah mengintainya sejak terjadinya serangan sang raja dengan melukai sapi peliharaan penduduk. Diharapkan dengan sudah dilumpuhkannya harimau tersebut dapat meredam keresahan warga yang ketakutan oleh serangan sang raja hutan. zal