10 Pustu Terima Bantuan Ambulans Air


riaupotenza.com
PERIKSA AMBULANS AIR-Kejari Inhil dan Kadiskes saat memeriksa ambulans air sebelum diserahkan ke Puskesmas Pembantu di Inhil.

TEMBILAHAN (RPZ) — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Zainal Arifin mendampingi Kepala Kejaksaan Negeri Tembilahan, Susilo selaku Tim Pengawal dan Pengaman Pemerintah dan Pembangunan (TP4D) melakukan pengecekan terhadap 10 Unit Ambulans Air, Tembilahan akhir  pekan lalu.
    
10 unit Ambulans Air itu rencananya akan diserahkan kepada Puskesmas Pembantu di sejumlah daerah Kabupaten Inhil pada Senin, 11 November 2018.
     
Kepala Kejaksaan Negeri Tembilahan yang datang bersama Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tembilahan, Andi Sitepu dalam pemeriksaan fisik dan administratif melontarkan beberapa pertanyaan tentang spesifikasi dari Ambulans Air, seperti jenis mesin, ukuran lambung kapal, material pembuatan dan kelengkapan lainnya.
      
Menurut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil, Zainal Arifin, Ambulans Air tersebut akan dioperasikan oleh Puskesmas Pembantu untuk mengangkut pasien menuju Puskesmas.
    
“Jadi, ambulans air ini akan melintasi sungai dan kanal membawa pasien dari Puskesmas Pembantu menuju Puskesmas di masing-masing kecamatan,” jelas Zainal Arifin di lokasi pengecekan.
     
Zainal Arifin mengaku, Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil sangat terbantu dengan kehadiran TP4D dari Kejaksaan Negeri Tembilahan yang dapat mengantisipasi adanya kekurangan dalam penerimaan pekerjaan.
   
 Lebih lanjut, Zainal Arifin menuturkan, sumber dana pengadaan 10 unit ambulans air ini adalah dari Bantuan Keuangan (Bankeu) APBD Tingkat I (Satu) Provinsi Riau yang ditransfer ke Kabupaten Inhil melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Inhil.
    
Sementara itu, TP4D Kajari Inhil, Susilo mengatakan, kehadiran TP4D memang merupakan tugas yang diberikan negara agar ikut menyukseskan pembangunan dengan bersama - sama meneliti dan mengawasi pekerjaan.
     
“Sebelum dilakukan PHO (Provisional Hand Over) ambulans air ini, kita mengecek kualitas dan kuantitas. Ini ada 10 jumlahnya, kita ukur sesuai dengan RAB (Rencana Anggaran Biaya) yang ada, secara kuantitas sejauh ini sama. Tinggal kita menunggu lagi secara kualitas, mesinnya itu,” pungkas Susilo seusai melakukan pengecekan.
    
 Susilo menyatakan bahwa dari hasil pemeriksaan sejauh ini, secara keseluruhan spesifikasi 10 unit ambulans air telah sesuai, termasuk persoalan mesin.
    
“Sudah kita ukur, kasat mata semua sudah sesuai. Masalah mesin tenaganya sudah sama, tapi saya minta surat keterangannya dari perusahaan produsen mesinnya,” jelas Susilo.
     
Susilo berpesan kepada tim PHO agar melaksanakan pekerjaan sesuai prosedur dan sesuai dengan RAB juga spesifikasi. “Diukur betul, jangan sampai melenceng dari spesifikasi, RAB,” tandas Susilo.
    
10 ambulans air ini akan diserahkan kepada Puskesmas dari masing - masing Kecamatan yang mewakili Puskesmas Pembantu. Adapun Puskesmas yang akan menerima secara simbolis bantuan ambulans air tersebut. zal