Sudah Banyak Korbannya

Hati-hati! Banyak Lubang Menganga di Jalan Utama, Pangkalan Kerinci


riaupotenza.com
Wakil Ketua Komisi I DPRD Pelalawan H Abdullah SPd saat mengecek kerusakan jalan Maharaja Indra/Jalan Lintas Timur yang kerap pengendara terperosok ke dalamnya

PANGKALANKERINCI (RPZ) - Tak sedikit warga yang sudah menjadi korban terperosok di jalan rusak akses utama ibu kota Kabupaten Pelalawan, Pangkalan Kerinci, Jalan Maharaja Indra (Jalan Lintas Timur, red). Tak hanya keseleo, bahkan pengendara yang patah tulang juga ada karena masuk lubang jalan yang menganga. 

Kondisi kerusakan Jalan Maharaja Indra yang membelah antara Kelurahan Pangkalan Kerinci Kota dan Pangkalan Kerinci Timur Kecamatan Pangkalan Kerinci ibu kota Kabupaten Pelalawan semakin memburuk. Hal ini diperparah karena intensitas hujan yang tinggi belakangan ini menambah lebar lubang-lubang jalur padat tersebut. 

''Lubangnya sudah makin banyak dan dalam. Bukan cinta saja saja yang  semakin dalam pada kota ini. Tapi begitu juga lubang yang hampir sepanjang jalan juga begitu,'' begitu keluh Afrianto terkait kondisi jalan Maharaja Indra Pangkalan Kerinci yang makin rusak, Senin (12/11/2018). 

Afrianto membeberkan, beberapa malam lalu menjadi korban akibat terperosok ke lubang di badan jalan. ''Malam semalam saya jadi korban. Masuk lobang hingga ban robek. Padahal kecepatan rendah, 30km/jam saja. Tapi karena  mengantuk hingga tak terelakkan, gak pakai rem....duaarrrrr,'' ungkapnya 

Senada dengan itu, Bani, warga asal Dumai juga berkeluh kesah.''Saya juga pernah terjatuh karena masuk lubang jalan yang menganga,'' ungkap Bani. 

Tak hanya cerita Bani dan Afrianto, masih banyak lagi warga yang menjadi korban di Jalan Protokol yang banyak lubang dan tambalan. ''Harapanya tentu segera diperbaiki lah. Ini kan jalan utama ibu kota dan menjadi tolok ukur dengan jalan yang lain. Kalau memang ini jalan negara karena Jalan Lintas Timur Sumatera, kan pak Bupati atau dinas terkait bersama legislatif bisa membuat desakan ke pusat,'' harap warga.

''Kalau pejabat dengan mobil dinas mahal mungkin tak terlalu terasa jika melintas dan terkena lubang. Tapi bagi warga, pengendara motor jika terperosok bisa menjemput maut,'' katanya. 

Terpisah Wakil Ketua Komisi I DPRD Pelalawan H Abdullah, S.Pd yang sempat meninjau langsung ke lokasi mengatakan lubang jalan hanya bisa ditutup karena emergency. 

Abdullah pun membenarkan banyak keluhan warga yang diterimanya. ''Isu krusial beberapa hari ini adalah lakalantas di Jalan Lintas  Timur Pangkalan Kerinci sebab lobang-lobang yang semakin parah,'' katanya.  
       
Setelah dikoordinasikan lanjut politis PKS ini, dengan pertimbangan cuaca,  maka lobang-lobang tetap ditutup untuk penangan emergency. amr