Naik Sebesar 8,03 Persen atau Rp201.243,28

UMK Rohil Rp2,7 Juta


riaupotenza.com
Juni Rahmat

BAGANSIAPIAPI (RPZ) — Upah Minimum Kabupaten (UMK) Rokan Hilir (Rohil) tahun 2018 mengalami kenaikan sebesar 8,03 persen atau menjadi sekitar Rp2,7 juta. Kenaikan ini ditetapkan oleh dewan pengupahan yang tergabung dari berbagai elemen.

‘’Kita sudah melakukan rapat bersama dewan pengupahan yang dihadiri langsung oleh pak Sekda untuk penetapan UMK Rohil,’’ kata Kepala Dinas Tenaga Kerja (Kadisnaker) Rokan Hilir (Rohil), Muzakkar AMp melalui Kabid Industrial, Juni Rahmat kepada riaupotenza.com, Selasa (6/11).

Perhitungan penetapan besarnya UMK tersebut, lanjut Juni, mengacu kepada Peraturan Pemerintah Nomor 78 Tahun 2015. Sehingga setiap akan ditetapkan, perlu pembahasan lebih terperinci soal upah tersebut.

Selain itu, juga dengan adanya surat Menteri Ketenagakerjaan RI tanggal 15 Oktober 2018 yang menyatakan bahwa persentase kenaikan upah minimum sebesar 8,03 persen.

‘’Persentase dihitung berdasarkan jumlah dari inflasi nasional 2,88 persen dan pertumbuhan ekonomi 5,15 persen,’’ sebutnya.

Dengan adanya kenaikan sebesar 8,03 persen, maka UMK Rohil tahun 2019 adalah Rp2.707.384,96, dan mengalami kenaikan sebesar Rp201.243,28 dari tahun 2018 sebesar Rp2.506. 141,78.

Juni juga menambahkan, UMK yang sudah dibahas dan ditetapkan oleh dewan pengupahan disampaikan kepada Bupati Rohil yang selanjutnya dari Bupati Rohil akan disampaikan kepada Gubernur Riau melalui Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Riau.

‘’Setelah itu akan ditetapkan dengan Keputusan Gubernur Riau paling lambat 40 hari sebelum akhir tahun berjalan,’’ pungkasnya. iin