Manfaatkan Lahan Tidur

Wuih Keren... Mahasiswa STT Tanam 6000 Bibit Semangka


riaupotenza.com
Mahasiswa STT Pelalawan panen 6000 semangka memanfaatkan lahan kosong dalam mendukung program Pelalawan Emas.

PANGKALANKERINCI (RPZ) - Mahasiswa  Sekolah Tinggi Teknologi (STT) Pelalawan memulai bakti dengan menanam 6000 pohon semangka di lahan tidur. Hasilnya luar biasa. Hasil panen semuanya ludes terjual karena mereka telah memiliki pangsa pasar sendiri.

Upaya produktivitas mahasiswa dalam pemanfaatan lahan tidur yang  masih banyak belum digarap oleh masyarakat di Kabupaten Pelalawan ini berlokasi di kebun kampus yang terletak di Kecamatan Bandar Sei Kijang.

Menurut Ketua STT Pelalawan Prof DR H Detri Karya MA, Senin (5/11'2018) di areal kebun kampus tersebut mahasiswa menggarap dengan memanfaatkan lahan tidur dengan menanam sejumlah tanaman jenis semangka yang berjumlah 6000 pohon. ‘’Saat ini sudah panen 2000 pohon dan in syaa Allah akan menyusul panen 4000 pohon lagi di akhir November ini,’’ imbuh Detri Karya.

Mantan Rektor Universitas Islam Riau ini menyebutkan, untuk pemasarannya mahasiswa sudah memiliki pangsa pasarnya sendiri dan di pasarkan secara mandiri langsung kepada pembeli. ‘’Semangka ini langsung di beli oleh pembelinya yang datang langsung sendiri ke kebun kita. Dan saat ini kita tidak sulit untuk melakukan pemasarannya karena kita sudah memiliki konsumennya yang berasal dari kota Pekanbaru, Duri, Dumai dan sekitarnya,’’ ungkapnya.

Selain kebun semangka di Bandar Sei Kijang samung Detri, mahasiswa STT Pelalawan juga memiliki kebun percontohan di Langgam  dengan menanam jagung, cabai yang juga sebagai komiditinya. ‘’Prospeknya sama dari hal pemasarannya,’’ terangnya.

Disebutkan Detri, pemanfaatan lahan tidur yang ada di sekitar semata sebagai upaya pembelajaran kepada mahasiswa juga masyarakat. ‘’Kita tidak ingin menyia-nyiakan lahan tidur yang ada disekitar kita. Dan  kita melihat bahwa pertanian adalah pekerjaan yang sangat menjanjikan dan selama ini sepertinya terabaikan, tanpa sentuhan ketekunan, keseriusan dan teknologi,’' paparnya.

Profesor kelahiran Langgam ini menambahkan, STT Pelalawan berada dibawah naungan Yayasan Amanah Pelalawan sangat memberikan peluang kepada civitas akademika untuk lebih mengembangkan dan mendukung kemandirian STT Pelalawan. ‘’Perkebunan Semangka adalah awal dari kebijakan Yayasan Amanah Pelalawan dalam mewujudkan STT Pelalawan yang mandiri dengan mengembangkan pertanian berkelanjutan,’’ pungkasnya. amr