Dukung Komunitas Sehat

Dokter Muda COME FK UR Sosialisasi Dislipidemia


riaupotenza.com

PEKANBARU (RPZ) - Bertujuan saling menguatkan di komunitas, Dokter muda FK UR yang sedang melaksanakan kegiatan Community Oriented Medical Education (COME) di Puskesmas Koto Gasib melakukan kegiatan penyuluhan di desa Buatan II, Kecamatan Koto Gasib, Kabupaten Siak, Jumat (2/11/2018).

Penyuluhan kali ini mengangkat tema ''Dislipidemia''. Mengingat angka dislipidemia yg masih cukup tinggi dan diharapkan dapat mencegah dan mengendalikan tingginya angka kejadian penyakit kolesterol tinggi (dislipidemia).

Sosialisasi ini dihadiri oleh dr Eny karmila MBiomed MMed Ed sebagai dosen pembimbing, drg Depsi IP Simanjuntak sebagai perwakilan dari puskesmas Koto Gasib, bidan desa beserta para kader Posbindu PTM.

Terselenggaranya acara ini tidak terlepas dari bantuan Dr Zahtamal, SKM MKes sebagai pembimbing di bidang komunitas, dr Fachriani Putri MKM sebagai pembimbing dokter keluarga, serta dr Asrizal SpPD FINASIM sebagai pembimbing dokter klinis.

Penyuluhan dengan judul ''Sosialisasi Dislipidemia dalam upaya pencegahan dan pengendalian faktor risiko penyakit tidak menular'' disambut baik oleh warga desa Buatan II. Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan sosialisasi tersebut.  

Selain diadakan penyuluhan, para Dokter Muda COME FKUR melakukan pemeriksaan kolesterol gratis dan konseling Mengenai faktor resiko penyakit kolesterol tinggi (Dislipidemia).

Ketua Dokter Muda COME FK UR, Iriandanu Nugraha SKed menjelaskan, bahwa Dislipidemia sering tidak menimbulkan gejala, sehingga perlu waspada apabila memiliki faktor resiko. "Adapun faktor resiko terjadinya dislipidemia antara lain: obesitas, merokok dan aktivitas fisik yang kurang. Maka dari itu kami Dokter Muda FK UR dalam hal ini melakukan suatu upaya preventif untuk pengendalian terjadinya penyakit-penyakit yang diakibatkan oleh kolesterol," kata Iriandanu.

Dokter Muda COME FK UR berharap, dapat memperluas wawasan warga mengenai dislipidemia sehingga dapat menghindari faktor risiko penyakit ini sedini mungkin. rilis/rpz