DPP-PA Dukung Program Belajar Outdoor Classroom Day 1 November


riaupotenza.com

BENGKALIS (RPZ) - Kegiatan belajar di luar kelas (outdoor classroom day) 1 November 2018 mendapat perhatian khusus dari Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPP-PA) Kabupaten Bengkalis. Kegiatan itu tentunya merupakan bentuk dari pemenuhan hak-hak terhadap anak.

Demikian disampaikan Kepala DPP-PA Kabupaten Bengkalis H Mustafa melalui Kepala Bidang Pemenuhan Hak dan Perlindungan Anak Wasiah, Jumat (2/11/2018). Menurutnya, program itu juga merupakan bagian dari kampanye belara di luar kelas, dan salah satu pusat pendidikan yang sudah menerapkan itu adalah PAUD Terpadu Nur Ramadhani, Kecamatan Mandau.

Kegiatan yang dihadiri oleh orang tua murid PAUD Terpadu Nur Ramadhani itu ikuti dengan penuh kegembiraan. Para orang tua sangat antusias mengikuti bersama dengan anak-anaknya. 

Ia mengatakan, kegiatan belajar di kelas dimulai dengan menyambut anak seperti biasanya, dengan senyum sapa salam. Kemudian bersama sama menyanyikan lagu Indonesia Raya dilanjutkan dengan senam bersama. Kemudian anak anak dengan tertib masuk ke ruang kelas untuk membaca doa surat pendek dan hadist seperti biasanya untuk kelancaran kegiatan hari ini.

Sebelum meninggalkan kelas menuju pojok baca, ibu guru dan anak mematikan kipas angin dan lampu di kelas. Di pojok baca, anak anak ditemani orangtua murid melakukan  kegiatan literasi, membaca buku cerita anak. Setelah itu, anak-anak mengembalikan buku ke rak dan acara dilanjutkan dengan bersama sama membersihkan lingkungan sekolah.

Mulai dari membersihkan sampah yang berserakan serta benda benda yang berbahaya bagi kegiatan anak. Setelah kondisi lingkungan aman, orangtua, anak dan ibu guru melakukan  kegiatan permainan tradisional seperti statak, tangtang buku, kelereng, bakiak, menangkap ekor naga, menarik kawan dengan pelepah pinang, berjalan diatas tenpurung serta cakbur.

Kegiatan dilanjutkan dengan mencuci tangan karena semua peserta bersiap untuk makan anak makan bekal yang dibawa dari rumah. Sebelum makan, anak-anak tidak lupa membaca doa. Setelah itu dilanjutkan dengan cuci tangan dan sikat gigi. Semua peserta kembali ke halaman untuk mendengarkan yel-yel SRA oleh orang tua murid. 

Dilanjutkan dengan penandatanganan deklarasi SRA oleh para tamu undangan. Guru dan orangtua murid, kemudian kegiatan ditutup dengan bersama sama menyanyikan lagu Maju Tak Gentar dengan memegang, bendera merah putih

“Harapan kita dengan kegiatan ini, sekolah bisa menjadi sekolah yang menyenangkan buat anak-anak. Sekolah yang menenagkan orang tua, saat meninggalkan anak-anak mereka bersama ibu guru dan selalu siap bekerjasama dalam semua program SRA,” katanya. kar