Inovasi Ekonomi Hebat Menuju Pelalawan Emas


riaupotenza.com
Bupati Harris naik motor mengunjungi masyarakat

Kabupaten Pelalawan saat ini memiliki kekuatan dari potensi untuk membangun kemandirian ekonomi. Sumber daya berupa kekayaan alam yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten Pelalawan, dapat menjadi modal daya ungkit bagi pertumbuhan ekonomi Pelalawan dan berkonstribusi pada pengembangan ekonomi nasional bila dikelola secara optimal dengan berbasiskan inovasi.
 Inovasi Menuju Pelalawan EMAS (Ekonomi Mandiri, Aman dan Sejahtera)

Yakni pembangunan yang didorong upaya, gerakan dan prakarsa inovatif menuju Kabupaten Pelalawan yang mandiri dalam ekonomi, aman dan sejahtera dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Mandiri dalam ekonomi berarti memiliki komitmen dan konsistensi yang tinggi untuk memberdayakan kemampuan dan sumber daya daerah

Bupati HM Harris bersama pejabat mengunjungi pasar tani

Pemerintah Kabupaten Pelalawan menyadari sepenuhnya peningkatan daya saing Kabupaten Pelalawan tidak mungkin dapat dilakukan dengan cara biasa.

Hal ini menurut Bupati Pelalawan HM Harris memerlukan langkah-langkah terobosan dan lompatan pemikiran yang berbasiskan pengetahuan untuk menghasilkan inovasi pada upaya pemberdayaan sumber daya ekonomi masyarakat, yang disebut sebagai “Inovasi Ekonomi”. Dengan komposisi penduduk yang bekerja pada sektor Pertanian mencapai 55 persen dan Sektor Pertanian yang berkontibusi 39 persen terhadap PDRB Kabupaten Pelalawan, ini menunjukkan bahawasanya dalam mengembangkan perekonomian daerah, upaya pemberdayaan dan revitalisasi sumber daya ekonomi masyarakat mutlak dilakukan.

‘’Inovasi Ekonomi Menuju Pelalawan Emas,  harapan kita agar pemberdayaan dan pengelolaan sumber daya ekonomi yang didorong melalui upaya, gerakan dan prakarsa inovatif dapat mewujudkan Kabupaten Pelalawan yang mandiri dalam ekonomi, aman dan sejahtera dalam kehidupan sosial kemasyarakatan,’’kata Bupati Pelalawan HM Harris saat puncak HUT Kabupaten Pelalawan ke-19, 12 Oktober lalu.

Bupati Pelalawan HM Harris menerima penghargaan Satya Lencana Pembangunan dari Presiden Jokowi

Bahkan, sebut mantan Ketua DPRD Pelalawan ini, pada tahun 2018, inisiasi gerakan Inovasi Ekonomi diwujudkan melalui Pemberdayaan dan Revitalisasi Kebun Sawit Masyarakat. Petani Sawit Swadaya di himpun ke dalam Koperasi yang selanjutnya diberdayakan baik sisi legalitas usaha, penerapan teknologi budidaya yang maju, pengelolaan panen, sampai dengan kepemilikan pabrik pengolahan,’’ungkapnya.

Dengan demikian lanjut Harris, petani sawit swadaya ini akan memiliki nilai tawar yang tinggi, produktifias yang tinggi, dan tentu saja pendapatan dan kesejahteraannya menjadi meningkat. ‘’Praktek Pemberdayaan ini sudah kita mulai pada Koperasi Sawit Berkah Sanggam Sejahtera di Kawasan Teknopark Pelalawan, dengan menggandeng berbagai institusi,’’ujar Harris diantaranya menggandeng perusahaan dan asosiasi terkait persawitan dalam mewujudkan tujuan di maksud.

‘’Pelaksanaan Program Pemberdayaan Petani Sawit Swadaya dengan pendekatan baru yang diintensifkan pada Tahun 2018 ini menjadi langkah dan bentuk nyata ‘’Inovasi Ekonomi” yang keberhasilannya dapat menjadi acuan dan direplikasi pada Pemberdayaan dan Revitalisasi Sumber Daya Ekonomi Masyarakat Kabupaten Pelalawan secara keseluruhan, dalam mewujudkan Pelalawan Emas,’’bebernya.

Bupati HM Harris bersama investor untuk pengembangan Kawasan Teknopolitan Pelalawan

Mantan Ketua ADKASI ini menyebutkan, setahun belakangan ini, meski dalam kondisi keuangan daerah yang tergerus namun tetap  terjadi peningkatan ekonomi di Kabupaten Pelalawan yang lebih baik dari tahun tahun sebelumnya. ‘’Laju Pertumbuhan Ekonomi Kabupaten Pelalawan pada Tahun 2017 – 2018 sebesar 4,10 persen, ini meningkat sangat baik dari tahun sebelumnya yakni 2,96 persen, dan kondisi ini lebih baik dari rata-rata Pertumbuhan Ekonomi Provinsi Riau sebesar 2,71 persen,’’beber Bupati.

Bahkan lanjut penyandang gelar adat Datuk Setia Amanah Panji Negeri ini mengatakan,  jumlah masyarakat miskin di Kabupaten Pelalawan semakin menurun. Dimana saat ini sebesar 10,25 persen lebih rendah dari tahun sebelumnya yakni sebesar 10,78 persen. Tak hanya itu, tingkat Pengangguran Terbuka penduduk Kabupaten Pelalawan saat ini sebesar 3,55 persen menurun jauh dibanding tahun sebelumnya yakni sebesar 5,64 persen dan juga berada jauh di bawah rata-rata Tingkat Pengganguran Terbuka Provinsi Riau yakni 6,22 persen.

Bupati HM Harris menyerahkan bantuan untuk masyarakat

Meningkatnya ekonomi juga sambung Bupati HM Harris ditunjukkan Indek Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Pelalawan meningkat dari angka 69,82 menjadi 70,59 dan masuk kategori tinggi di Provinsi Riau. ‘’Tingginya IPM Kabupaten Pelalawan didukung oleh peningkatan kinerja indikator pembentuk,’’paparnya sambil menyebutkan indicator pembentuk antara lain usia harapan Hidup, terus meningkat dari 70,39 tahun 2016 menjadi 70,54 tahun pada tahun 2017, rata-rata Lama Sekolah tahun 2016 sebesar 8,18 naik menjadi 8,19 pada tahun 2017, angka harapan lama sekolah tahun 2016 sebesar 11, 68 naik menjadi 11,89 pada tahun 2017.

‘’ Pengeluaran per kapita riil penduduk Kabupaten Pelalawan terus mengalami peningkatan dari Rp. 11,641 Juta pada tahun 2016 menjadi Rp. 11,725 Juta pada tahun 2017,’’terangnya.

Bupati HM Harris menerima INAGARA Award 2018 dari LAN RI

Lebih lanjut, Bupati menekankan, pada sektor Pertanian Pelalawan semakin berhasil meningkatan produksi dan produktivitas padi, produksi dan produktivitas peternakan, perikanan dan perkebunan. ‘’Produktivitas padi saat ini sudah mencapai 5,20 ton per hektar dari sebelumnya 4,46 ton per hektar,’’ujarnya.

Inovasi Ekonomi Menuju Pelalawan Emas ini merupakan turunan dari  Program strategis Pemkab Pelalawan yakni ; Pelalawan Sehat, Pelalawan Cerdas, Pelalawan Terang, Pelalawan Lancar, Pelalawan Makmur, Pelalawan Eksotis dan Pelalawan Inovatif.adv