Hari Pangan Sedunia Dilaksanakan di Kota Dumai


riaupotenza.com
Wali Kota Dumai H Zulkifli AS foto bersama usai acara puncak.

DUMAI (RPZ) - Wali Kota Dumai H Zulkifli AS mengatakan, peringatan Hari Pangan Sedunia (HPS) ke-38 ini merupakan momentum menguatkan peran petani pada pembangunan pertanian berbasis spesifik lokasi. Hal tersebut selaras dengan tema HPS  “Optimalisasi Sumberdaya Lokal Menuju Kemandirian Pangan”.  Tema ini sangat strategis mengingat begitu banyaknya  jenis-jenis sumberdaya pangan lokal yang bisa dikembangkan dalam pemenuhan kebutuhan pangan kita semua, baik tanaman pangan maupun hortikultura.
 
Hal tersebut disampaikan Wali Kota Dumai pada Peringatan Hari Pangan Sedunia Ke-38 Tingkat Kota Dumai dilaksanakan di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Dumai Kamis (1/11/2018). Dalam kesempatan tersebut Walikota Dumai mengatakan, selain pengembangan dalam skala besar, juga bisa dikembangkan skala rumah tangga, seperti daerah kita termasuk daerah perkotaan, pemanfaatan lahan pekarangan dapat dikembangkan melalui upaya pemberdayaan wanita untuk mengoptimalkan manfaat lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga. 

''Upaya ini dilakukan dengan membudidayakan berbagai jenis tanaman sesuai kebutuhan keluarga seperti aneka  sayuran, buah, serta budidaya ternak dan ikan sebagai tambahan untuk  ketersediaan sumber karbohidrat, vitamin, mineral, dan protein bagi keluarga pada suatu lokasi kawasan perumahan/warga yang saling berdekatan. Dengan demikian akan dapat terbentuk sebuah kawasan yang kaya akan sumber pangan yang diproduksi sendiri dalam kawasan tersebut dan optimalisasi lahan pekarangan sehingga dapat mengurangi biaya pengeluaran rumah tangga dalam penyediaan pangan, apalagi dengan kondisi terjadinya kenaikan harga pangan di pasaran, dengan optimalisasi pemanfaatan lahan pekarangan sebagai sumber pangan keluarga tidak akan berpengaruh dalam penyediaan pangan yang cukup, bergizi, seimbang dan aman terpenuhi''jelas Zul AS.   
     
Lebih lanjut dikatakan, dilihat dari perkembangan penduduk secara Nasional umumnya dan Kota Dumai khususnya dari tahun ke tahun mengalami peningkatan. Sehingga kebutuhan terhadap pangan, air dan energi sangat dominan. Kebutuhan pangan pada saat ini baru  5–15 % tersedia dari dalam dan sisanya merupakan pasokan dari luar daerah melalui jalur distribusi.  

Dalam kesempatan tersebut, orang nomor satu dikota Dumai ini juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para penerima penghargaan mulai dari petugas/ penyuluh PNS dan Non PNS, kepada para pelaku usaha baik di bidang pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan dan semoga kedepan akan lebih baik lagi. 

Dalam pembangunan pertanian imbuh Zul AS, selain pemerintah, peran serta masyarakat tani atau kelembagaan tani sangat diperlukan. Dengan adanya Kelembagaan KTNA sebagai wadah musyawarah petani-nelayan dan merupakan mitra pemerintah dalam mensukseskan pembangunan di sektor pertanian-perikanan. Keberhasilan pembangunan pertanian sangat ditentukan oleh dukungan nyata baik dari pemerintah maupun masyarakat tani selaku pelaku utama maupun pihak lainnya. mdi