Apes, Pergoki Bupati Sama Janda di Hotel, PNS Ini Dimutasi ke Daerah Paling Pelosok


riaupotenza.com
Rakhmat, PNS Cirebon yang jadi korban mutasi.

Riaupotenza -  Sungguh malang nasib Rakhmat Hidayat. Pria yang berprofesi sebagai PNS di Cirebon ini harus dipindahtugaskan ke daerah terpelosok wilayah tersebut.

Masalahnya sepele. Pria ini memergoki Bupati Cirebon, Sunjaya Purwadi Sastra bersama janda Eli di salah satu hotel.

Menurut Rakhmat, ia dimutasi ke Puskesmas Kalimaro Kecamatan Gebang. Meskipun dimutasi ke daerah yang sangat jauh, Rahmat tetap menjalankan tugas barunya di Puskesmas Kalimaro.

Rakhmat terpaksa mengeluarkan ongkos sebesar Rp100 ribu per hari lantaran Puskesmas Kalimaro sangat jauh dari tempat tinggalnya. “Saya tidak pernah takut dengan bupati, saya dipindahkan dari RS Arjawinangun ke puskesmas karena saya melawan bupati yang menerima suap,” tuturnya, hari ini.

Rakhmat mengajak PNS yang lain untuk berani keluar untuk menyuarakan nasibnya yang dulu menjadi korban mutasi Bupati Sunjaya. Saat ini, Sunjaya telah tumbang karena sikap arogannya terhadap PNS di lingkungan Pemerintahan Kabupaten Cirebon.

Rakhmat dan sejumlah warga sujud syukur atas ditangkapnya Bupati Cirebon Sunjaya Purwadi Sastra oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Rakhmat bersama para pegiat anti korupsi yang tergabung dalam Komunitas Masyarakat Peduli Anti Korupsi (KOMPAK) sujud syukur di depan kantor Bupati Cirebon. Mereka bersyuku Bupati Cirebon ditangkap KPK.

Rakhmat membeberkan kasus-kasus suap yang selama ini digeluti Sunjaya. Salah satunya kasus suap untuk menjadi Kepala Puskesmas (Kapus) harus membayar Rp100 juta. rpz/pj