Tiba-tiba BKD Meranti Kok Minta Maaf, Apa Penyebabnya


riaupotenza.com
Suasana pembagian kartu test CPNS di Meranti.

SELATPANJANG (RPZ) - Kartu peserta test CPNS di Kabupaten Kepulauan Meranti mulai dibagikan Rabu (24/10/2018) di Gedung Afifa Sport Center Selatpanjang. Pembagian kartu peserta oleh Badan Kepegawaian Kepulauan Meranti kepada peserta test CPNS tersebut dilaksanakan secara bertahap. 

Untuk tahap pertama pembagian kartu peserta tersebut mulai dari pagi hingga pukul 12.00WIB kepada nomor urut 1 sampai 800. Kemudian jadwal pembagian kembali dilanjutkan pukul 13.30 WIB hingga sore kepada peserta nomor urut 801 sampai 1600. 

Sementara Kamis (25/10/2018) mendatang tahap kedua yang kembali dilanjutkan pembagian kepada peserta nomor urut 1,601 sampai 2,400, siang hingga sore berlanjut terhadap nomor urut 2,401 sampai 3,011. 

Pasca pembagian kartu peserta pada hari pertama, pantauan di lapangan terdapat ratusan orang memadati tempat pembagian di kawasan Afifa Sport Selatpanjang, Meranti. Pihak PKD dan tim Pansel membentang meja pada dua titik lokasi yang berbeda. Adapun dilokasi pembagian terdapat delapan meja. Disetiap meja diisi oleh seorang tim pansel dan peserta yang antri menunggu panggilan sesuai nomor urutnya masing masing. 

Sedangkan di titik kedua terdapat delapan menja bulat dijadikan lokasi tunggu antrian peserta ujian. Pembagian kartu peserta test CPNS Meranti ini juga telah melalui tahapan verifikasi berkas administrasi. Dari total 3,458 berkas yang masuk mengerucut hingga 2,961 dan dinyatakan lulus administrasi. 

Memang sebelumnya BKD Kepulauan Meranti sudah memverifikasi berkas administrasi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada 21 Oktober lalu. Dari 3.458 total berkas pelamar yang masuk, sebanyak 3.011 orang dinyatakan lulus administrasi ketika itu. Namun dari pernyataan BKD, hasil verifikasi pemberkasan tersebut tidak linier, sehingga pihak BKD kembali melakukan pemberkasan ulang. 

Hasilnya BKD Kepulauan Meranti kembali menggugurkan sebanyak 50 pelamar. Dalam hal ini BKD pun meminta maaf karena terjadinya human error. "Dengan adanya verifikasi ulang terhadap seleksi administrasi, dengan sangat menyesal kami memohon maaf atas terjadinya human error pada proses verifikasi seleksi penerimaan CPNS tahun 2018 lalu," kata Sekretaris BKD Meranti, Bakharuddin, Rabu (24/10/2018).

Bakharudin mengatakan hal ini terjadi setelah BKD melakukan konsultasi dan koordinasi lanjutan ke BKN (Badan Kepegawaian Negara). "Dari jumlah 3.011 orang setelah dilakukan verifikasi ulang, ditemukan sebanyak 50 orang pelamar yang tidak memenuhi persyaratan yang telah ditetapkan, yaitu kualifikasi pendidikan tidak sesuai dengan formasi jabatan yang dilamar, dengan kata lain ijazahnya tidak linear. Sehingga peserta yang lulus menjadi 2.961 orang," ujarnya. wira