Diduga Hasil Ilog, 6 Ton Kayu Diamankan


riaupotenza.com
Personil Kepolisian Polsek Sinaboi, Polres Rohil saat mengamankan Kayu Olahan yang diduga hasil Ilog, Senin (22/10).

SINABOI (RPZ) — Pihak Mapolsek Sinaboi, Polres Rokan Hilir mengamankan sebanyak 6 ton kayu olahan yang diduga hasil tindakan pidana Illegal logging, Senin (22/10).

TKP penemuan kayu olahan yang diduga Illegal logging tersebut di Hulu Sungai Bakau, Kecamatan Sinaboi. 

Adapun kayu olahan yang berhasil diamankan berupa papan tebal panjang ukuran 2X10 Panjang 15 Meter sebanyak 23 Keping dan 3 X 12 Panjangnya 12 Meter 6 Keping. Total keseluruhan papan olahan 29 keping yang diperkirakan jumlah keseluruhan 6 (enam) ton.

“Kita telah mengamankan 6 ton kayu olahan yang diduga hasil pidana illegal logging,”kata Kapolres Rohil, melakui Kapolsek Sinaboi, AKP Ruslan.

Kronologi kejadian, dijelaskan Ruslan itu berdasarkan laporan dari media LSM RPKRI yang diketuai oleh Herman bahwa di wilayah Kecamatan Sinaboi telah terjadi Tindak Pidana Illegal Logging.

Kemudian atas dasar laporan tersebut Kapolsek Sinaboi memerintahkan Ps Kanit Reskrim Polsek Sinaboi untuk melakukan penyelidikan terkait laporan tersebut.

“Selanjutnya pada hari Senin tanggal 22 Oktober 2018 sekira pukul 09.00 WIB Ps Kanit Reskrim Polsek Sinaboi beserta 4 personil Polsek Sinaboi berangkat ke Hulu Sungai Sinaboi,”ujar Kapolsek.

Dengan menggunakan Sampan /Bod Kayu milik masyarakat untuk pihak Kepolisian Polsek Sinaboi melakukan penyisiran di Sungai Sinaboi.

Setelah melakukan perjalanan lebih kurang 3 (tiga) Jam, ditemukan kayu olahan berjenis Papan tebal sebanyak 3 (tiga) rakit  yang mana berjumlah 29 keping, dengan ukuran 2X10 Panjang 15 Meter sebanyak 23 Keping, dan 3X12 Panjang 12 Meter sebanyak 6 ( Enam ) keping yang diikat di pinggir  Sungai Sinaboi Kepenghuluan Sungai Bakau Kecamatan Sinaboi.

Selanjutnya pada saat kayu olahan tersebut ditemukan pemilik kayu tersebut tidak berada di lokasi penemuan kayu tersebut.

“Selanjutnya kayu olahan tersebut diamankan ke Polsek Sinaboi guna proses lanjut,” paparnya.ald.