Ada Apa Pupulasi Kerbau di Meranti


riaupotenza.com

SELATPANJANG (RPZ) - Populasi Kerbau di Kabupaten Kepulauan Meranti saban tahun kian mengawatirkan. Data terakhir populasi kerbau di daerah tersebut hanya terdapat 26 ekor saja. Angka itu adalah angka terendah dari tahun sebelumnya. 

Padahal pada tahun 2015 populasi kerbau di daerah tersebut terdata 32 ekor. Sedangkan 2016 sempat naik dengan jumlah sebanyak 36 ekor. ''Memang menurun jika dilihat dari angka saat ini terhadap populasi kerbau yang tersebar di Kabupaten Kepulauan Meranti hanya 26 ekor. Dan angka tersebut dari pendataan yang kami lakukan setiap penghujung tahun. Seperti 2018 belum ada," kata Kepala Bidang, Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan, Tanaman Pangan dan Peternakan (DKPTPP), Armizar haro ini.

Menurutnya angka populasi hewan itu memang tidak sebanding dengan populasi Sapi. Hal itu terbentur atas minimnya kawasan laik untuk peternakan kerbau karena kondisi tanah Meranti secara global konturnya gambut. 

"Kondisi lahan kita yang kurang layak untuk itu, kerbau itu hidupnya butuh kubangan. Seperti di Kampar gampang cari kubangan," ujarnya.

Selain kawasan yang laik, menurutnya juga dibentur atas minimnya bantuan. "Tidak ada sama sekali pemerintah menggulirkan bantuan kerbau, dan itu berbeda dengan sapi," ujarnya. 

Almizar mengungkapkan, populasi Sapi dinilai meningkat dari tahun sebelumnya. Tak pelak 2017 lalu saja terdapat 3,923 ekor, sedangkan 206 lalu hanya terdapat 3,581 ekor saja.

"Seperti tahun ini saja di Meranti dapat bantuan dari Pemerintah Provinsi Riau. Jumlahnya 45 ekor jenis Sapi Madura," ungkapnya. 

Bantuan itu digulirkan secara langsung oleh Pemprov Riau untuk tiga kelompok di tiga desa. Menurut Alhamizar lagi, tiga kelompok itu diantaranya Kelompok Tuah Pulau Desa lukit, Jabi Makmur Desa Sokop dan kelompok
Maju Jaya Desa Tanjung Bakau. 

"Setiap kelompok akan mendapatkan 15 ekor sapi dari total keseluruhan sebanyak 45 ekor sapi jenis sapi Madura,. Sekarang masih menunggu, mudah mudahan dalam waktu dekat ini digulirkan," ungkapnya. wira