Soal pencabutan Izin Gelper, Keputusan Ditangan Bupati


riaupotenza.com
Said Hasyim

SELATPANJANG (RPZ) - Dinilai terindikasi oleh praktik perjudian, usaha wahana permainan ketangkasan di Kabupaten Kepulauan Meranti ini direkomendasikan kepada pencabutan izin. Izin yang semula berkedok permainan keluarga tersebut telah diterbitkan oleh Pemeritah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti tepat 14 Agustus 2018 lalu. 

Dan rekomendasi pencabutan izin itu diterbitkan oleh Pemerintah Daerah setelah melakukan evaluasi izin terkait dengan mengadakan rapat kordinasi lintas instansi dan Ormas, Selasa (23/10/2018)sore di sekretariat daerah setempat. 

Wakil Bupati Kepulauan Meranti, Said Hasyim mengatakan, dievaluasinya izin Gelper tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari LAM Riau Kabupaten Kepulauan Meranti melaporkan Gelper tersebut terindikasi praktik judi. "Pemkab juga telah melakukan peninjauan ke lokasi, bersama LAM Riau, Yayasan Fitrah Madani dan sejumlah pihak lainnya. Dari hasil peninjauan itu disimpulkan Gelper tersebut terindikasi ada praktik judi," ujar Said Hasyim

Dari hasil peninjauan tersebut, Said Hasyim mengatakan pihaknya telah merekomendasikan penutupan Gelper tersebut. Dan rekomendasi itu masih menunggu keputusan Bupati. "Keputusan penutupan Gelper tersebut ada di tangan pak bupati, kita hanya merekomendasikan saja sesuai dengan peninjauan selama Gelper tersebut beroperasi," ujar Said Hasyim. wira