Tingkat Kemiskinan di Rohil 7,67 Persen


riaupotenza.com

BAGANSIAPIAPI (RPZ) - Angka kemiskinan di Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) sampai saat ini tergolong masih tinggi, yakni 7,67 persen.

Hal ini membuat pemerintah daerah masih terus fokus berupaya bagaimana mengentaskan kemiskinan melalui sejumlah program unggulan. Terkhusus dari sektor infrastruktur jalan yang mampu mendongkrak perekonomian masyarakat petani.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Rohil, Ir Budianto kepada riaupotenza.com mengatakan, bahwa kemiskinan di daerah Rohil didominasi oleh masyarakat yang berada di daerah pesisir. Profesi masyarakat tergolong miskin ini diantaranya ada nelayan tradisional dan petani.

Dari segi sosial ekonomi masyarakat, lanjut Budianto, Kabupaten Rohil merupakan daerah angka kemiskinan yang lumayan baik, dibanding dengan Kabupaten Meranti yang angka kemiskinannya mencapai 34 persen.

"Rohil lumayan baiklah kalau dibanding dengan Kepulauan Meranti dan ada satu kabupaten lainnya. Kendati ini juga harus ditingkatkan," kata Budianto.

Kemudian, daerah terbaik dengan angka kemiskinan yang terendah adalah kota Pekanbaru yang hanya 3 persen saja, lalu disusul kota Dumai 5 persen dan Kabupaten Siak.

Data persentase itu, lanjutnya, berdasarkan survei petugas BPS dilapangan juga yang menjadi acuan adalah sampel masyarakatnya. Seperti dari data penerima beras miskin, Program Keluarga Harapan (PKH) dan lainnya.

Kendati munculnya angka demikian, jelas Budianto, berdasarkan survei responden dan masyarakat langsung. Dan lebih terukur lagi data tersebut adalah tetap dari BPS pusat dan tidak boleh dari data BPS daerah.

"Kita tidak boleh mengeluarkan data, yang boleh adalah data pusat. Tidak bisa BPS daerah mengeluarkan data karena banyak proses yang harus dilakukan," katanya.

Sebab, lanjutnya untuk memegang keakuratan data itu sangat sulit. Sehingga, BPS pusat harus mengkroscek data terlebih dahulu serta mengevaluasi. Maka jika ada yang keliru, seluruh data dikembalikan ke daerah. iin