PTSL Gratis, Tapi Ada Biaya Taktis 


riaupotenza.com
Kepala BPN Rohil Rokcy Suenoko SH MSI, Lurah Bagan Batu Kota Riwansyah SSTP dan Upika Bagansinembah, sosialisasi PTSL di Baganbatu Kota.

BAGABATU (RPZ) — Badan Pertanahan Nasional (BPN) Rohil kembali melakukan sosialisasi program pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di Kelurahan Bagan Batu Kota Kecamatan Bagansinembah, Selasa (9/10).

Sosialisasi itu disampaikan langsung Kepala BPN Rohil HM Rocky Soenoko SH MSi bersama Lurah Baganbatu Kota Riwansyah SSTP dan Upika Bagansinembah.

Kepala BPN Rohil menyampaikan kepada para peserta sosialisasi, yakni RT dan RW, bahwa Kelurahan Baganbatu Kota ini merupakan yang kedua setelah Baganbatu Barat yang dimulai pasca dilauncingkan Bupati Rohil SUyatno pada 2 Augustus lalu. ‘’Ini tahap kedua, tahap pertama sudah selesai. Alhamdulillah semua bidang tanah di Baganbatu Barat sudah terpetakan dengan baik,’’ ungkapnya.

Rocky menjelaskan, dengan terpetakan tanah tersebut, selain akan memudahkan pendataan juga akan memperjelas status tanah. Dengan demikian polemik yang terjadi tentang batasan tapak tanah ini terselesaikan dan jelas status tapal batas tanahnya.

‘’Intinya jika sudah terpetakan, jelas masyarakat juga akan lebih tenang karena tanah sudah ada identitasnya. Diharapkan melalui PTLS ini penyerobotan tanah tidak lagi terjadi,’’ ungkapnya.

Ditambahkannya, pemetaan ini dilakukan tidak kepada tanah yang telah bersertifikat, namun seluruh bidang tanah yang ada. ‘’Kita akan ukur dan petakan, baik yang sudah sertifikat maupun belum, baik tanah aset desa maupun pemerintah daerah dan pusat. Keuntungannya juga, kepala desa atau lurah tidak akan kesulitan lagi dalam hal mengeluarkan Surat Keterangan Tanah. Tinggal koordinasi dengan kita, maka kita akan carikan datanya, dan melalui titik koordinat yang sudah kita kunci maka semua yang berkaitan dengan tanah tersebut tidak lagi ada kendala,’’ ungkapnya.

Ia menambahkan, jika masih dimungkinkan, BPN Rohil akan mewujudkan Kecamatan Bagansinembah “satu bidang tanah, satu pemilik dan satu alas hak” melalui kegiatan Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap. Seluruh bidang tanah tanpa kecuali diukur dan dipetakan semua.

‘’Tidak hanya yang mau disertifikasi saja, yang tidak ikut pun diukur dalam rangka pemutakhiran data pendaftaran tanah yang dapat digunakan dinas terkait untuk meningkatkan potensi PAD (Pendapatan Asli Daerah),’’ tandasnya.

Dijelaskan Rocky, kondisi wilayah Kelurahan Baganbatu Kota ini adalah sumber pendapatan besar untuk PAD. ‘’Kalau sudah terpetakan, Bapenda nanti tinggal minta data aja sama kita. Sebab semuanya akan jelas, ruko punya siapa, berapa lantai, ada tidak sarang burung waletnya. Nah, dengan ini kan mudah untuk melakukan pengambilan pajaknya, maka secara otomatis PAD dapat tergali dengan baik,’’ urainya.

Saat ditanya tentang biaya pengurus sertifikat ini, Rocky mengaku gratis. Namun ada biaya taktis yang juga perlu dipikirkan bersama.

‘’Pengurusan ini semuanya gratis, tapi ada beberapa hal yang harus diketahui, tim ukur kita, kalau mengikuti aturan, ya harus pulang ke kantor kita ke Bagansiapiapi. Kalau begini terus, kapan siapnya kita, tentu kita pikirkan juga mereka nginap di Baganbatu ini. Belum lagi pendamping tim kita, para RT ini juga kan kesehariannya bekerja cari uang. Kalau satu hari mereka mendampingi, terus di rumahmya mau makan apa, saat istirahat, mereka juga kan perlu makan, perlu merokok, Ini lah yang perlu kita pikirkan,’’ bebernya.

Walau demikian, Rocky juga menyampaikan bahwa untuk biaya-biaya di luar yang ditanggung pemerintah inilah yang perlu dipikirkan secara gotong royong. ‘’Tetapi juga ada batas kewajaran, jangan sampai untuk memperkaya diri, dan harus ada kesepakatan bersama, dan warga juga harus setuju, agar tidak ada yang dirugikan. Ini semuakan untuk kelancaran program ini juga,’’ ungkapnya.

Terkait itu, Rocky berharap kepada warga masyarakat untuk sama-sama memahami ini, agar tercipta satu bidang tanah, satu pemilik, satu surat. ‘’Ini juga kan buat kebaikan warga masyarakat juga, kalau sudah dipetakan dan sudah bersertifikat, warga juga yang untung, pinjaman ke bank lebih mudah, dan nilianya juga lebih tinggi, dan yang terpenting, identitas tanahnya jelas, dan tidak adalagi konflik tapal batas,’’ ungkapnya.

Semetara itu, Lurah Baganbatu Kota Riwansyah SSTP menyambut baik program PTSL ini. ‘’Kita sangat mendukung, dan kita akan fasilitasi sesuai kebutuhan, agar semua bidang tanah di Kelurahan Bagan Batu Kota ini dapat terpetakan dengan baik, selain itu juga dapat menambah PAS kita seperti yang sudah disampaikan oleh Kepala BPN tadi,’’ tandasnya. psw