Politeknik Negeri Bengkalis Gelar Seminar Tentang Industri


riaupotenza.com
SEMINAR : Plt. Asisten Administrasi Umum Maryansyah Oemar membuka seminar nasional ABEC dan SNIT Politeknik Negeri Bengkalis, Rabu (10/10/2018).(sukardi)

BENGKALIS (RPZ) — Lompatan besar terjadi dalam sektor industri di era revolusi industri keempat (4.0), di mana teknologi informasi dan komunikasi dimanfaatkan sepenuhnya. Pada era ini model bisnis mengalami perubahan besar, tidak hanya dalam proses produksi, melainkan juga di seluruh rantai nilai industri.

Hal tersebut disampaikan Bupati Bengkalis yang diwakili Pelaksana Tugas (Plt) Asisten Administrasi Umum, Maryansyah Oemar saat membuka Seminar Nasional Join Conference Applied Business and Engineering Confirence (ABEC) dan Seminar Nasional Industry dan Teknologi (SNIT) yang ditaja Kampus Politeknik  Negeri Bengkalis, Rabu (10/10/2018) pagi, di kantor Bupati Bengkalis, lantai IV.

Acara yang berlangsung dengan penuh keakraban dan keseriusan tersebut dimulai pukul 09.15 Wib diawali dengan penampilan tari persembahan dari Mahasiswi Politeknik Negeri Bengkalis..
Pemerintah Kabupaten Bengkalis menyambut baik atas diselengarakannya Seminar Nasional tersebut mengingat kegiatan ini memeberikan inovasi bagi para mahasiswa para penerus generasi muda kedepannya untuk lebih maju serta siap menghadapi tantangan yang lebih besar kehadapan.

Menurut Kepala Bagian Hukum Sekretaruat daerah Bengkalis bahwa pada  era globalisasi saat  ini model bisnis mengalami perubahan besar, tidak hanya dalam proses produksi, melainkan juga di seluruh rantai nilai industri.

Terdapat lima industri yang menjadi fokus implementasi dari strategi indonesia memasuki era digital yang tengah berjalan saat ini, yaitu; makanan dan minuman (mamin), tekstil, otomotif, elektronik, dan kimia. Kelima industri ini merupakan tulang punggung perekonomian yang diharapkan akan mampu memberikan efek ungkit yang besar, meningkatkan daya saing, serta memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi Indonesia.

Dalam kesempatan itu juga, Maryansyah mengharapkan kepada para peserta yang mengikuti seminar ini, nantinya  mampu memeberikan perubahan dalam mengaplikasikan media sosial saat ini, kita harus bisa mengimbangi antara dunia pendidikan, SDM dan industri, sehingga kita mampu mengembangkan starategi transformasi industri dengan mempertimbangkan sektor sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dibidangnya. kar