Komunitas LGBT Marak di Meranti, Ini Respon Wabup


riaupotenza.com
Ilustrasi. Net

SELATPANJANG (RPZ) - Pemerintah Daerah Kabupaten Kepulauan Meranti mulai kuatir atas munculnya komunitas LGBT atau lebih dikenal dengan lesbian, gay, biseksual transgender. Gerakan emansipasi di kalangan non-heteroseksual tersebut sempat heboh beberapa hari terakhir di daerah setempat. 

Parahnya salah satu dari mereka terang terangan membuat satu akun group di Sosmed dengan nama Community Gay Riau, Selatpanjang, Siak dan Bengkalis. Dari pantauan, tidak sedikit halaman akun terkait mendapat respon baik dari kalangan pecinta sesama jenis asal Meranti. 

Menyikapi hal itu Wakil Bupati Kabupaten Kepulauan Meranti H Said Hasyim mengajak, seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga lingkungan tempat tinggal dari hal yang merusak aqidah. 

"Judi, narkoba, miras, prostitusi terlebih LGBT yang akhir kahir ini sepertinya sudah mulai marak di Meranti," ujar Said Hasyim. 

Untuk itu jika masyarakat menemukan aktivitas tersebut, ia berharap peran dari smeua pihak agar mengantisipasi maraknya praktik tersebut. Terlebih berdampak pada rusaknya lingkungan. 

"Jika tidak bisa laporkan pada pihak berwajib, jangan dibiarkan. Karena jika dibiarkan dapat memicu terjadinya bencana," ujar Wakil Bupati.

Hal senada juga disampaikan oleh Kegua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kepulauan Meranti, Drs Mahfud dihari yang sama. Menurutnya, beberapa hal yang perlu diperhatikan umat agar terhindar dari bencana agar dapat menjaga hawa nafsu dari hal yang dilarang Allah SWT. 

"Mari bersama kita tingkatkan ketaqwaan kepada Allah dengan melaksanakan perintahnya dan menjauhi larangannya," ungkap Mahfud. wira