Siswa SLB Harumkan Nama Riau di Tingkat Nasional


riaupotenza.com
Kasubag Umum dan Kepegawaian Disdik Riau, Harison SSos mengalungkan bunga kepada siswa SLB saat penyambutan di Banadara SSK II.

PEKANBARU (RPZ) - Siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) Riau kembali mengharumkan nama Provinsi Riau di tingkat nasional. Yaitu berhasil meraih juara dalam Lomba Siswa Nasioanal (LKSN) Anak Berkebutuhan Khusus (ABK) yang diselenggarakan Kementrian Pendidikan di Yogyakarta.

Adapun kejuaraan yang berhasil diraih siswa tersebut adalah, 4 cabang dari 9 cabang yang diperlombakan, yaitu lomba kriya kayu, lomba membatik, lomba hantaran dan lomba kecantikan.

Sedangkan siswa yang meraih juara tererbut, yaitu Muhammad Fajri Firman dari SLB Negeri Pembina Pekanbaru, juara 2 lomba membatik, juara 3 atas nama Bagas Julianto dari SLB Pelalawan dan harapan 3 lomba hantaran putra atas nama Kefin Kemal dari SLB  Pelita Hati Pekanbaru yang juga masuk 12 besar lomba kecantikan fantasi.

Kedatangan siswa SLB di Bandara Sultan Syarif Kasim II, akhir pekan lalu disambut oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Riau diwakili Kasubag Umum dan Kepegawaian Disdik Harison SSos dan staf.

Penyambutan siswa dan pendamping ini juga diberi kalungan bunga sebagai tanda siswa Riau sudah memberikan yang terbaik bagi Riau.

“Siswa yang telah meraih prestasi di tingkat nasional kita sambut dan kita beri kalungan bunga ini sebagai bentuk penghargaan Disdik Riau kepada siswa,” kata Harison usai penyambutan.

Dikatakan Harison, LKSN ABK Yogyakarta, siswa Riau ikut di sembilan cabang lomba yakni lomba menjahit, kecantikan, boga, membatik, kriya kayu, kerajinan barang bekas, IT, hantaran dan merangkai bunga.

“Saya ucapkan selamat atas prestasi yang diraih oleh siswa Riau. Mudah mudahan tahun depan dilomba yang sama, siswa Riau bisa lebih banyak lagi meraih juara,” harap Harison

Sementara itu Muhammad Fajri Firman berhasil meraih juara 2 lomba kriya kayu dari SLB Negeri Pembina ini sangat bangga bisa merebut juara. Di LKSN, Fajri yang saat ini duduk di kelas XII keterampilan yang dihasil membuat baki dari kayu. Sedangkan juara pertama diraih siswa asal Yogyakarta. (dre)