Ponpes Tanfizul Quran Bantan Ini Lagi Cari Donatur


riaupotenza.com
Ustad Suhaimi

BENGKALIS (RPZ) —Salah satu Yayasan KH Imam Bulqin, Desa Pasiran, Kecamatan Bantan membuka ruang donasi bagi umat muslim di Kabupaten Bengkalis. Donasi yang dimaksud dalam bentuk sedekah jariyah atau sumbangan untuk pembangunan Pondok Pesantren Tanfizul Quran. Hal itu disampaikan Ketua Yayasan KH Imam Bulqin Desa Pasiran Ustadz Suhaimi, Jumat (5/10/2018). 

Menurutnya, Yayasan Imam Bulqin yang beralamat di Desa Pasiran sendiri diambil dari nama Pahlawan yang dikenal, dan berjuang dalam membela tanah air, khusunya di Kabupaten Bengkalis. KH Imam Bulqin adalah seorang Pahlawan yang turun langsung Menjadi Komado Pasukan untuk menghalau penjajah belanda di zaman Agresi Belanda ke-2 dari perjalanan Desa Pasiran sampai ke Desa Pendekik, atau yang dikenal dalam perang Sosoh. Pertempuran itu mengingatkan juga dua orang putra Imam Bulqin telah menjadi syuhada.

Diantara anak KH Imam Bulqin yang meninggal dalam perang Sosoh adalah bernama Hasim yang dimakamkan di taman Makam Pahlawan, Desa Air putih Kecamatan Bengkalis, sedangkan putra lainnya yakni Mashud dimakamkan di Desa Pasiran.

"Ini sekilas sejarah singkat eyang kami dan untuk mengenal perjuangan beliau kami dirikan sebuah Yayasan atas nama KH Imam Bulqin,“ tutur Suhaimi yang merupakan lulusan Pakistan tersebut, bergelar maulana.

Dikatakannya, untuk dapat dimaklumi sekarang ini, Yayasan yang dikelolanya itu akan mendirikan Ponpes Tahfidz Al Quran yang sedang proses membangun. 

“Saya berharap bagi donatur yang mau infaq sedekah kami sangat memerlukan agar pembangunan kami tidak terkendala, dan bisa terbangun sesuai niat kami bersama-sama," katanya.

Dikatakannya, salah satu amal soleh yang akan menjadi bekal dan keselamatan di alam akhirat salah satunya berupa sedekah jariyah.

“Sebabnya satu saham kebaikan yang di sumbangkan di jalan Allah, akan terus dicatat ke dalam buku catatan amal meski orang yang menyumbangkan telah mati ribuan tahun,” ungkapnya.kar