Ketahuan Maling Sawit, Kritis Diparang Sekuriti


riaupotenza.com
Korban penganiayaan dirawat di RSUD Rohul

ROHUL (RPZ) — Andika Saputra terbaring lemah di ruang Cempaka, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rohul. Kondisinya kritis. Diduga pria 23 tahun itu dianiaya oknum sekurit PT Subur Arum Makmur (SAM) II Kunto Darussalam. 

Beberapa hantaman benda tumpul dan sayatan benda tajam membekas di tubuhnya. Kini warga Desa Muara Dilam, Kecamatan Kunto Darussalam, Kabupaten Rohul itu harus menjalani perawatan intensif.

Kabar yang beredar, Andika Saputra dihajar pihak pengamanan karena tertangkap tangan mencuri buah kelapa sawit milik perusahaan perkebunan PT SAM II Kunto Darussalam. Kejadiannya sudah dilaporkan ke polisi berdasarkan Laporan Polisi, LP/72/IX/ 2018/Riau/Res Rohul/Sek Kunto Ds, tanggal 28 September 2018. 

Peristiwa pencurian berujung penganiayaan terhadap Andika terjadi pada Kamis (27/9) sekitar pukul  23.00 WIB. Lokasinya di Blok C14 Afd XI Rayon-B PT SAM II Kecamatan Kunto Darussalam.

Mulanya, malam itu petugas pengamanan PT SAM II, Ferdinan dan rekan-rekannya melaksanakan patroli. Termasuk di areal Blok C14 Afd XI Rayon-B. Lalu mereka melihat cahaya senter yang menyala dari dalam kebun.

Curiga terjadi sesuatu, mereka melakukan pengintaian dan melihat ada beberapa orang yang sedang memanen buah sawit. Bahkan ada  yang sedang melangsir buah hasil panen tersebut.

Tak lama kemudian, salah seorang pelaku diketahui bernama Andika Saputra melintas di tempat pengintaian tadi. Spontan Ferdinan keluar sambil berteriak. Sontak saja Andika  melarikan diri. Sehingga Ferdinan melakukan pengejaran yang disusul Romson dan Yanuarius.

Saat hendak ditangkap, Andika melakukan perlawanan. Sehingga Ferdinan menebaskan parangnya sebanyak dua kali. Akibatnya, jari, dada dan siku Andika mengalami luka robek.

Berbeda dengan pelaku lain. Mereka berhasil melarikan diri dari kejaran pihak keamanan. 

Dalam laporan polisi itu, PT SAM II mengalami kerugian Rp2,5 juta lebih. Barang bukti berupa 135 janjang sawit, gerobak, tojok dan jerigen dibawa ke Polsek Kunto Darussalam guna proses lebih lanjut.

Kapolres Rohul AKBP M Hasyim Risahondua SIK MSi melalui Kapolsek Kunto Darussalam AKP Sihol Sitinjak, membenarkan adanya kejadian pencurian kelapa sawit di PT SAM II Kunto Darussalam. Katanya seorang pelaku mengalami luka-luka akibat melawan saat ditangkap pihak pengamanan perusahaan. Lantaran dalam keadaan luka-luka, Andika dilarikan ke RSUD Rohul.

Mengenai adanya dugaan penganiayaan yang dialami terduga pelaku pencurian (Andika Saputra), AKP Sitinjak mengaku belum mendapat laporan. Baik dari korban, maupun dari pihak keluarganya.

‘’Sejauh ini baru perkara pencurian yang dilaporkan oleh pihak PT SAM II. Kalau dugaan penganiayaan belum,” kata AKP Sitinjak.

Kapolsek mengaku perkara ini sedang dilakukan mediasi antara keluarga Andika dengan pihak perusahaan PT SAM II. Melibatkan ninik mamak Desa Muara Dilam dan kepala desa.

“Kalau perkara ini bisa diselesaikan dengan cara perdamaian, mungkin tidak akan diproses. Karena proses hukum adalah jalan terakhir,” ungkap Sitinjak. pr/mx