Pencuri Motor Digrebek Lagi Kumpul Kebo


riaupotenza.com
Dua BB sepeda motor diamankan. Keempat tersangka Curanmor beserta barang bukti saat diamankan di Mapolsek Bagansinembah.

BAGANBATU (RPZ) — Lagi kumpul kebo di rumah kontrakan, empat pelaku tindak pidana pencurian kendaraan (Curanmor) yang masih tergolong masih remaja digrebek tim Opsnal Polsek Bagansinembah. Keempat pelaku ini masih berstatus pelajar dan putus sekolah.

Kapolres Rohil AKBP Sigid Adi Wuryanto SiK MH yang dikonfirmasi riaupotenza.com melalui Kapolsek Bagansinembah Kompol Vera Taurensa SS MH, Sabtu (29/9) menjelaskan, keempat pelaku yang diamankan petugas, yakni TS (17) warga Jalan HR Soebrantas, Nob (15), warga Jalan Kolam, AMS (15) warga Jalan HR Soebrantas dan AS (14) warga Jalan Suka Ramai, Kepenghuluan Baganbatu, Kecamatan Bagansinembah.

‘’Keempat pelaku ini telah melakukan pencurian kendaraan bermotor milik Wagino (44) warga Jalan Jenderal Sudirman, Dusun Simpang Martabak RT 02, RW 02, Desa Baganbatu Barat atau selaku korban,’’ terang Kapolsek.

Selain mengamankan pelaku, terang Vera, petugas juga turut mengamankan barang bukti, yakni satu lembar STNK sepeda motor Honda Beat warna putih biru BM 4864 WU atas nama Wagino, satu kunci kontak, satu kunci berbentuk huruf T dan satu unit sepeda motor Honda Beat warna putih biru BM 4864 WU.

Dijelaskan Kapolsek, kronologis kejadian ini bermula pada Ahad (23/8) sekira puku 07.30 WIB, telah terjadi tíndak pidana Curanmor di Jalan Kapuas, tepatnya di lokasi parkiran sepeda motor di Pajak Baru, Kelurahan Baganbatu Kota. 

Pada saat itu menantu Wagino (korban) bernama Friza Armi (29) sekira pukul 04.30 WIB membawa satu unit sepeda motor Honda Beat, warna biru putih dengan nopol BM 4864 WU menuju ke Pajak Baru untuk berjualan.

Kemudian sesampainya di lokasi Pajak Baru, Friza memarkirkan sepeda motor yang dikendarainya di lokasi parkir Pajak Baru, sambil mengunci stang sepeda motor tersebut. Setelah itu Friza meninggalkan sepeda motornya dan masuk ke lokasi Pajak Baru lapak berjualan ikan.

Kemudian, sekira pukul 06.00 WIB, Friza masih melihat sepeda motornya berada di lokasi parkiran dan kembali berjualan ikan ke dalam Pajak Baru. Namun sekira pukul 07.30 WIB ketika teman Friza hendak meminjam sepeda motor, teryata sepeda motor tersebut sudah hilang. 

Awalnya Friza tidak percaya sepeda motorya hilang dan ketika Friza melihat sendiri bersama temannya ke lokasi parkiran sepeda motor tersebut ternyata memang benar hilang. Lalu, Friza bersama temannya berusaha mencari di sekitar lokasi parkiran, dan upaya itu tetap saja tidak membuahkan hasil.

Selanjutnya Friza langsung menghubungi Wagino melalui telepon seluler untuk memberitahukan bahwa sepeda motor miliknya hilang. 

Sehubungan dengan perkara tersebut, korban merasa dirugikan dan mengalami kerugian materi sebesar Rp16 juta. Selanjutnya korban membuat laporan ke Polsek Bagansinembah, guna dapat pengusutan lebih lanjut.

Pada Jumat (28/9) sekira pukul 09.00 WIB, petugas mendapat informasi dari masyarakat bahwa di Jalan HR Soebrantas, Kepenghuluan Baganbatu, tepatnya di sebuah rumah kontrakan diduga adanya pemuda-pemudi sedang kumpul kebo. Atas informasi terebut, Kapolsek memerintahkan kepada tim Opsnal bersama piket Reskrim untuk melakukan penyelidikan di TKP.

Sesampainya di TKP, ditemukan enam orang laki-laki dan dua orang perempuan di salah satu rumah kontrakan. Pada saat akan dilakukan pengamanan, salah satu laki-laki bernama Putra Pakpahan (DPO Polsek Simpang Kanan) berhasil melarikan diri. Dan salah satu laki-laki atas nama Aldi Alusius Suparman adalah tersangka DPO Polsek Simpang Kanan.

Selanjutnya dilakukan penyisiran di sekitar TKP, tepatnya di perkebunan kelapa sawit. Di sana, ditemukan dua unit sepeda motor merk Honda Beat warna biru dan Honda Supra. 

Setelah ditanyai tentang sepeda motor tersebut keempat pelaku mengakui bahwa benar telah melakukan pencurian sepeda motor Honda Beat tersebut di daerah Pajak Baru Baganbatu.

Seorang pelaku lainnya mengakui melakukan pencurian sepeda motor Honda Supra di wilayah hukum Simpang Kanan. Lalu terhadap lima orang laki-laki dan dua orang perempuan berikut barang bukti sepeda motor tersebut diamankan dan dibawa ke Polsek Bagansinembah guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.

‘’Sementara dua perempuan masih kita amankan 1 × 24 jam untuk didalami keterlibatannya. Sedangkan Aldi alias Suparman sudah diserahkan ke Polsek Simpang Kanan beserta barang buktinya,’’ urai Kapolsek. psw