Sangat Bising, Ternyata Ini Penyebab Penganggu Konsentrasi Pelajar SMPN 5 Tebingtinggi


riaupotenza.com
Ilustrasi. Net

SELATPANJANG (RPZ) - Proses belajar-mengajar di SMP Negeri 5 Tebingtinggi, Kabupaten Kepulauan Meranti, akhir-akhir ini kerap terganggu akibat kerasnya bunyi rekaman peniru suara burung walet dari sejumlah penangkaran yang ada di sekitar sekolah di Jalanl Ibrahim, Kelurahan Selatpanjang Barat.

Karenanya, sebelum persoalan itu meruncing dan menjadi benalu yang merusak konsentrasi belajar siswa, para pemilik usaha penangkaran diminta mengerti.  "Proses belajar anak terganggu, mereka jadi tidak konsentrasi ketika guru mengajar di depan kelas. Persoalan ini sangat merugikan bagi kelangsung pendidikan," kata Berty Asmara, salah seorang guru sekolah tersebut.

Menurut Berty, setidaknya ada delapan penangkaran walet yang berdiri di sekitar sekolah tempatnya mengajar. Dan, semuanya dengan sengaja membunyikan rekaman peniru suara burung walet tersebut dengan sangat keras. 

Durasinya pun cukup lama. Dari pagi hingga sore, bunyi rekaman suara walet hidup dengan keras dan bebasnya.  Paling meresahkan lagi, ketika waktu ujian. Menurut Berty, tidak sedikit siswa yang mengeluhkan persoalan itu kepada dirinya. Namun, sebagai guru dirinya juga tidak bisa berbuat banyak dan hanya bisa berharap kepada pemilik usaha penangkaran agar bisa mengerti dengan keadaan dan tidak semata-mata mementingkan pribadi.

"Hari-hari biasa saja proses belajar-mengajar terganggu, apalagi nanti ketika saat ujian. Jadi, kami berharap dengan sangat kepada pemilik penangkaran untuk mematikan ataupun mengecilkan volume dari sound yang ada di penangkaran," pinta Berty. 

Tidak hanya kepada pemilik usaha, dia juga berharap persoalan ini dapat segera ditindaklanjuti instansi terkait secara sangat bijaksana. Dengan begitu, proses belajar-mengajar tidak terganggu dan usaha penangkaran juga tetap jalan.rpz