Mengenai Pajak dan Retribusi, Penagih Harus Paham Aturan


riaupotenza.com
Yulian Norwis

SELATPANJANG (RPZ) - Dalam upaya meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) dari penerimaan pajak dan retribusi, Pemda Meranti beri pembekalan kepada aparatur terikait.  Pembekalan itu diberikan melalui sosialisasi yang digelar di Aula Afifa, Selatpanjang, Kamis (13/9/2018). 

Seperti disampaikan Sekretaris Badan Pengelola Pajak dan Restribusi Daerah Agusyanto, perhelatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada aparatur pemungut pajak daerah dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah. 

Hal tersebut sesuai dengan UU No. 28 tahun 2009 dan Peraturan Daerah tentang Pajak dan Restibusi Daerah, sehingga petugas pemungut pajak mampu menumbuhkan rasa kesadaran terhadap wajib pajak guna memenuhi kewajiban pajaknya. "Dan itu sebagai upaya salah satu upaya atau modal dalam menggesa pembangunan daerah," ujarnya.

Sekretaris Daerah, H Yulian Norwis SE MM, mengapresiasi terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah, petugas pemungut pajak juga harus paham peraturan perundang-undangan sebagai acuan dalam bertugas, sehingga dapat memberikan pemahaman kepada wajib pajak dan mau memenuhi kewajibanya.

Bicara mengenai penerimaan pajak daerah, ditekankan Sekda Meranti, merupakan suatu hal yang penting karena menjadi salah satu sumber dana mengesa pembangunan daerah.

"Saat ini kita tidak bisa hanya mengadalkan dana DBH, dan APBD Provinsi daerah perlu mencari sumber-sumber pendapatan baru untuk membiayai pembangunan. Salah satunya adalah potensi penerimaan pajak daerah," ujar Sekda.

Seperti yang saat ini sedang digesa oleh Pemda Meranti adalah program merangkai pulau dengan membangun jalan dan jembatan. Untuk itu, ia berharap kesadaran dari para wajib pajak memenuhi kewajibannya dalam rangka membantu pemerintah menggesa pembangunan daerah. 

Wajib pajak menurut Sekda bukan hanya individu tetapi juga pelaku usaha dan perusahaan, khusus bagi perusahaan diingatkan Sekda segera memenuhi kewajiban pajaknya, karena Pemerintan Daerah akan menjalankan aturan tegas hingga pencabutan izin operasi.

"Pembangunan jalan dan jembatan yang telah dirasakan manfaatnya ini merupakan wujud dari peran serta masyarakat dalam membayar kewajiban pajaknya," ucap Sekda.

Sekda juga mengingatkan kepada aparatur pemungut pajak untuk tidak melakukan pungli atau pemungutan diluar dari ketentuan yang berlaku. Dan bagi petugas pemungut pajak yang tersebar di Kecamatan dapat menjadi ujung tombak dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah, dalam mencapai target yang telah ditetapkan.Wir