Ini Dia Pelaku Calo SIM Palsu


riaupotenza.com
Pelaku pembuat SIM palsu.

PEKANBARU (RPZ) - Seorang pria berinisial SE alias FF (29) harus berurusan dengan polisi. Pelaku ditangkap polisi di bawah Jembatan Siak III, Rabu (5/9/2018).

Adapun kasusnya, pelaku mengaku bisa membuat surat izin mengemudi (SIM) alias calo. Namun, SIM yang dibuat bukan asli, melainkan palsu.

Kejadian penipuan calo palsu ini berawal saat Fajri Ardi ingin mengurus SIM di RSDC Rumbai, Sabtu (1/9/2018) pukul 11.00 WIB. SE yang sedang nongkrong di bawah Siak III menawarkan diri membantu pengurusan SIM korban. Untuk pengurusan SIM A dan SIM C.

SE mematok harga sebesar Rp1,2 juta. Lalu korban menawar untuk pengurusan kedua SIM tersebut sebesar Rp1,1 juta. Saat itu pelaku SE menyanggupinya.

Pelaku kemudian menyuruh korban untuk mendaftar dan berfoto. Setelah itu, menyerahkan berkas tersebut kepada pelaku. Sebelum melakukan pendaftaran, korban menyerahkan uang sebesar Rp500 ribu untuk uang pendaftaran. Pelaku meminta nomor korban.

Setelah menyerahkan uang, kemudian korban menjalani proses pendaftaran dengan cara mengisi formulir, membuat surat kesehatan dan berfoto. Lalu menyerahkan berkas kepada pelaku. Setelah menyerahkan berkas kepada pelaku, sambil memberikan uang sebesar Rp565 ribu, sisa dari perjanjian mereka.

Dengan pura-pura membawa berkas korban, pelaku mengatakan akan mengantarkan SIM ke alamat korban nantinya. Yakni pada pukul 16.00 WIB. Namun pada pukul 16.00 WIB, korban yang menghubungi pelaku harus kecewa berat. SIM belum siap dan korban diminta bersabar. Sekitar pukul 18.00 WIB, korban menghubungi pelaku. Tetapi nomornya sudah tidak aktif lagi.

Esok hari, pada 2 September 2018, korban menghubungi pelaku. Tetapi tidak diangkat oleh pelaku. Kemudian pada 3 September 2018, sekitar jam 10.00 WIB, korban bertemu pelaku dan menanyakan tentang SIM tersebut. Pelaku hanya mengatakan untuk menunggu dan nanti akan dihubungi.

Hingga esok harinya ditunggu lagi, korban mulai curiga. Akhirnya melaporkan pelaku ke polisi, Rabu (5/9/2018).

Atas laporan itu polisi melakukan penyelidikan dan mendapatkan informasi kalau pelaku SE berada di Jalan Yos Sudarso, di bawah Jembatan Siak III Pekanbaru.

Polisi pun langsung ke TKP dan menangkap pelaku. Saat diintrogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Dalam aksinya, pelaku mengaku bersama temannya RI.

Pengakuan pelaku, ia sebenarnya tidak bisa membuat SIM dan formulir yang telah diisi korban disimpan di rumahnya. Sedangkan uang hasil penipuan dengan total Rp1.065.000, dibawa Ri yang sudah kabur.

"Dalam kasus ini tersangka dijerat Pasal  378 dan 372 KUHPidana," terang Kapolsek Rumbai Pesisir Kompol Erdinal SH MH, Kamis (5/9/2018).rpz/sr