Ibu Dua Anak Terkapar Ditikam Suami


riaupotenza.com
Korban Yadina Laia dirawat di rumah sakit.

LANGGAM (RPZ) - Seorang ibu beranak dua, Yadina Laia (42), bersimbah darah setelah lehernya ditikam oleh pelaku yang diduga suaminya sendiri, berinisial TD (45) di Jalan Kebun PT PSJ, Km 10, Desa Tambak, Kecamatan Langgam, kabupaten Pelalawan.

Peristiwa kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) itu terjadi, Jumat (31/8) siang sekitar pukul 13.00 WIB, saat mandor kebun PT PSJ, Atai (36), pulang salat melintas di lokasi kejadian dan tiba-tiba melihat korban berdiri bersimbah darah sambil meminta tolong.

Namun saat dihampiri, korban langsung jatuh. Menyadari hal itu Atai segera meminta pertolongan kepada Udin (55) yang merupakan warga Km 10. Setelah itu warga beramai-ramai datang ketika mendegar ada wanita terluka ditemukan mandor PT PSJ.

Korban segera dilarikan ke Puskesmas Langgam untuk mendapatkan pertolongan medis. Karena kondisi luka tikaman cukup parah, korban kemudian dirujuk ke RSUD Selasih, Pangkalan Kerinci.

Polisi dari Polsek Langgam yang mendapat laporan ada emak-emak ditemukan bersimbah darah, segera turun ke lokasi kejadian. Dari hasil pemeriksaan, diduga pelakunya adalah suaminya sendiri. 

Sebelum kejadian ada warga yang melihat korban dibonceng oleh suaminya dengan sepeda motor ke arah kebun PT PSJ.

Ketika warga pulang salat Jumat, menemukan korban kondisi bersimbah darah keluar dari dalam kebun. Selanjutnya polisi menelusuri lokasi kejadian dan ditemukan sebilah pisau berlumuran darah dan sandal jepit serta ceceran darah. 

Kemudian polisi mengejar suami korban di barak tempat tinggal mereka. Tetapi tak ditemukan, hanya ada kedua anak korban. Sebelumnya pelaku bekerja di kebun PT PSJ, tapi sepekan lalu telah berhenti.

Kapolres Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan SIK ketika dikonfirmasi melalui Kapolsek Langgam, Ipda Hendro Panjaitan SH, membenarkan adanya kejadian tersebut. 

‘’Dugaan kita korban ditikam oleh suaminya, tapi apa motifnya belum dapat dipastikan,’’ ujar Kapolsek.

Sementara korban yang mengalami luka tikam di bagian leher dan nyaris tembus serta urat leher putus, belum dapat dimintai keterangan, guna memastikan pelakunya adalah suaminya tersebut.

‘’Sekarang tim masih melakukan pengejaran terhadap suaminya yang diduga pelakunya. Setelah kejadian langsung menghilang. Sedangkan korban masih harus mendapat perawatan intensif dan belum dapat bicara,’’ pungkas Hendro.(mx/rpg)