Mobil Pick Up Hangus Dibakar

Lagi, Maling Kerbau Tewas Dikeroyok Massa


riaupotenza.com
Mobil pick up pencuri kerbau yang dibakar massa.

KAMPAR (RPZ) - Kasus amukan massa pada maling kerbau kembali terjadi di Kampar. Kali ini terjadi di Desa Koto Tibun, Kecamatan Kampar, Kamis (30/8) dinihari.

Warga Desa Sungai Tonang Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar, Nsr (45) tewas di tempat karena diamuk massa gara-gara tertangkap tangan mencuri seekor kerbau.

Satu unit mobil Grand Max yang digunakan sebagai alat transportasi pelaku juga dibakar massa.

Kepala Desa Koto Tibun Kecamatan Kampar, Hasbirullah, didampingi Babinsa Desa Koto Tibun, Hadrami, menyampaikan bahwa peristiwa ini terjadi, Kamis (30/8) sekira pukul 01.00 WIB.

Dikatakan, setibanya di TKP, pelaku sudah tidak bernyawa lagi, sementara kendaraan yang digunakan juga telah dibakar massa.

Diketahui, sebelumnya Kerbau yang dicuri pelaku bersama rekannya yang kabur melarikan diri ke arah belakang SMAN 1 Kampar Kecamatan Kampa, dibawa ke Desa Koto Tibun.

Kecurigaan warga saat melihat satu unit mobil pick up Grand Max bolak-balik di daerah itu dan memarkirkan kendaraan di semak-semak di kilometer 2 jalan Simpang Tibun - Kebun Durian.

Saat pelaku bersama rekannya memasukkan kerbau ke dalam bak mobil, lantas massa mendatangi pelaku dan menanyakan kerbau itu milik siapa dan kenapa malam-malam dibawa.

Mendengar pertanyaan itu, sontak kedua pelaku mencoba kabur, karena aksinya telah diketahui.

Naas bagi Nsr, ia tertangkap oleh massa, sementara temannya kabur melarikan diri ke dalam hutan.

Kemudian massa membawa mayat berikut barang bukti berupa satu ekor kerbau ke Polsek Kampar guna proses lebih lanjut.

Sementara salah seorang warga menyampaikan bahwa pencurian hewan ternak sudah sering terjadi. Guna mengantisipasi pencurian, warga pemilik hewan ternak selalu melakukan ronda malam bergiliran.

Kerbau yang dicuri adalah milik Ami (73 tahun) warga desa Pulau Tinggi yang tinggal di dusun Pauh Desa Koto Tibun. (naz)