Maling Sapi Dimassa, Mobilnya Dibakar


riaupotenza.com
Mobil pick up Grand Max maling sapi yang hangus dibakar massa di Desa Bina Baru, Kecamatan Kampar Kiri Tengah, Kabupaten Kampar.

KAMPAR (RPZ) - Tiga orang yang kepergok hendak maling sapi di Desa Bina Baru, Kecamatan  Kampar Kiri Tengah, Kabupaten  Kampar, dihajar massa. Tidak hanya itu, mobil yang mereka gunakan pun ikut jadi sasaran dan dibakar massa. Peristiwa itu terjadi Sabtu (25/8) malam sekira pukul 19.30 WIB. 

adalah warga Pekanbaru, yaitu HS (49), warga Jalan Srikandi, Kecamatan Tampan, BS (50) warga Jalan Jawa, Kecamatan Tenayan Raya, dan Iw (43) warga Kulim, Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru. 

Kejadian ini berawal ketika pemilik sapi Agus Prasetyo yang sedang berada di rumah ditelpon oleh temannya Zainuri, bahwa ada 1 sepeda motor merek Honda Beat (tanpa nopol) dan 1 mobil pick up Grand Max berjalan pelan-pelan di kebun milik Zainduri sambil mematikan lampu kendaraan. Apalagi kedua kendaraan itu berhenti di dekat sapi milik Agus.

Mendengar pernyataan Zainuri tersebut, Agus Prasetyo langsung menjumpai Zainuri dan melihat sapi sapi miliknya yang sebelumnya telah diikatnya dengan tali nilon terlihat sudah lepas. 

Mereka langsung melakukan pengintain terhadap orang yang berada di dalam mobil pick up Grand Max selama kurang lebih 30 menit dan melihat gerak-gerik orang itu turun dari mobil dan mendekati ternak sapi milik Ari Sugianto. 

Lalu Zainuri langsung mendatangi dan bertanya kepada orang yang dicurigai tersebut. Orang tersebut mengakui perbuatannya hendak mencuri sapi. Mendengar hal itu, massa berdatangan dan menghajar pelaku dan membakar mobil pick up Grand Max yang dikendarai pelaku.

Selanjutnya Zainuri bersama beberapa warga dan Bhabin Kamtibmas Aiptu F Sihotang yang tiba di TKP berupaya menyelamatkan kedua pelaku dari amukan massa dengan melarikan pelaku bernama BS ke Polsek Kampar Kiri Hilir. 

Selanjutnya dibawa Puskesmas Kampar Kiri Hilir, lalu melaporkan kejadian itu ke Kapolsek Kampar Kiri Hilir Akp Yusril J. Sedangkan tersangka HS dilarikan ke Rukan Bhabin Desa Bina Baru dan diamankan oleh aparat desa.” 

Setelah itu Kanit Reskrim Ipda Markus Sinaga SH MH bersama anggota langsung meluncur ke Rukan Bhabin Kamtibmas Desa Bina Baru guna menyelamatkan tersangka dari amukan massa. Karena terlihat massa sudah berkumpul di depan Rukan Bhabin Kamtibmas Desa Bhina Baru, pelaku berhasil dibawa dan mengamankan tersangka ke Puskesmas dan Polsek Kampar Kiri Hilir. 

Dari keterangan tersangka HS, dirinya melakukan hal itu bersama dengan 3 orang temannya yang berhasil melarikan diri dari amukan massa. Sebelumnya mereka pernah melakukan pencurian hewan ternak di beberapa tempat.

Kemudian sekitar pukul 02.00 Wib Kanit Reskrim bersama anggota mendapati 2 orang komplotan pelaku berada di jalan lintas Pekanbaru - Taluk Kuantan tepatnya di simpang menuju Desa Bina Baru. 

Lalu dilakukan pengejaran dan berhasil menangkap tersangka bernama IW, sedangkan tersangka bernama Budi Cs berhasil melarikan diri ke belukar dan perkebunan warga lalu dilakukan penyisiran hingga pukul 04.50 Wib belum juga ditemukan selanjutnya tersangka Iw dibawa ke Polsek Kampar Kiri Hilir.

Dari tangan mereka berhasil ditemukan barang bukti 1 stempel Desa Kemang Raya Kabupaten Inhu, 12 lembar blangko kosong surat jalan ternak, 4 utas tali nilon dan mobil Grand Max kondisi hangus dibakar massa.

Kapolres Kampar AKBP Andri Ananta Yudhistira SIK MH melalui Kapolsek Kampar Kiri Hilir AKP Yusril J membenarkan adanya kejadian tersebut. (mx18/rpg)