Kalau Tak Mau Disanksi Panwaslu

Bacaleg Dilarang Curi Start dan Kampanye di Medsos


riaupotenza.com
Ade Saputra

BATHINSOLAPAN (RPZ) -- Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) di Kecamatan Bathin Solapan, Kabupaten Bengkalis dilarang mendahului tahapan masa kampanye. 

Hal itu ditegas oleh Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kecamatan Bathin Solapan, Ade Saputra SIP. Menurut Ade, kampanye sebelum ditetapkannya tahapan tersebut merupakan pelanggaran dalam Pemilu. Baik kampanye langsung maupun kampanye di media sosial yang belakangan ini kerap terjadi. 

"Sejak 17 Februari 2018 Peserta Pemilu dilarang melakukan kampanye hingga 23 September 2018. Masa kampanye dimulai sejak tanggal 23 September 2018 hingga 13 April 2019 mendatang, " kata Ade Saputra kepada RPZ, hari ini.

Sesuai dengan Surat Edaran BAWASLU RI Nomor:S-0691/K.BAWASLU/PM.00.00/V/2018 Tanggal 3 Mei 2018, Ade menjelaskan bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 276 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum yang menyatakan bahwa Kampanye dilaksanakan sejak 3 (tiga) hari setelah ditetapkannya Daftar Calon Tetap (DCT) anggota DPR, DPD, DPRD Propinsi dan DPRD Kabupaten/Kota serta Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden.

Dirinya mengimbau agar para Bacaleg dapat mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku. Jika tidak, sanksi-sanksi akan berlaku bagi setiap pelanggaran yang ada. 

"Tetap ikuti dan patuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku. Kami Panwaslu Kecamatan Bathin Solapan siap menerima siapa saja yang hendak berkoordinasi tentang pelaksanaan pemilu 2019," ungkapnya.rpz/pan